Main Menu

Ini Jawaban Menristek M. Nasir Atas Tuduhan La Ode Ida

Andi Anggana
21-09-2016 13:27


Menristek M. Nasir (Gatra/Ardi Widi Yansah/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Salah satu anggota Ombudsman, La Ode Ida, menyatakan  bahwa Menristek M. Nasir membiarkan pelanggaran aturan dalam lingkungannya. 

Hal ini diketahui karena adanya sejumlah laporan pelanggaran aturan di lingkungan kementeriannya yang selama ini masuk di Ombudsman. Ombudsman pun selalu memprosesnya. Tapi anehnya, kata La Ode, M. Nasir selalu saja membangkang dari peringatan dari Ombudsman. 

“Terakhir adalah kasus pemilihan rektor Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, yang nyata-nyata melanggar aturan, yakni PP No. 4/2014 tentang Pengelolaan Pendidikan Tinggi, Permendikbud no 43/2012, dan peraturan perundangan lain. Pelanggaran aturan itu utamanya terkait dengan keanggotaan senat akademik UHO yang sangat jelas sebagian tak memenuhi syarat,” kata La Ode dalam pesan singkat yang diberikan kepada GATRAnews, Selasa (20/9). 

Menanggapi tuduhan itu, Menristek M. Nasir membantahnya saat ditemui GATRAnews di Istana Negara usai melakukan rapat terbatas. Menurutnya, tidak ada pelanggaran yang dimaksud La Ode Ida tersebut. 

Enggak ada, kami tidak pernah melakukan itu. Ombudsman itu kemarin ngomong sama saya tidak ada apa-apa. La Ode itu malah ngobrol sama saya,” katanya saat dikonfirmasi Selasa sore (20/9). 

Menurutnya, tidak ada hal atau kejanggalan seperti yang disebutkan La Ode Ida. Ia pun menolak adanya pelanggaran dalam pemilihan rector. “Saya itu, pemilihan rektor itu hanya melihat memilih sumber daya yang dicalonkan harus punya kredibilitas. Kalau ada pengaduan, kan saya harus nelpon dulu, bukan langsung, harus ditanya benar atau tidak. Kalau itu benar harus kita lanjuti, kalau tidak benar ya tidak,” ujarnya. 


Reporter: Andi Anggana

Editor: Nur Hidayat

Andi Anggana
21-09-2016 13:27