Main Menu

Pengamat : Gelar Perkara Kasus Ahok Harus Lepas dari Tekanan Politik

Andhika Dinata
07-11-2016 18:56

Basuki Tjahaja Purnama usai diperiksa Bareskrim (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02)

Jakarta,GATRANews- Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, akan dilakukan terbuka. Langkah tersebut menuai kritikan dan pujian. Diantara yang memuji menyebut bahwa gelar perkara terbuka merupakan langkah maju dalam penegakan hukum untuk merespon aspirasi publik."itu bentuk keterbukaan Polisi dalam merespon wacana yang kini hangat di tengah publik,"ujarnya.

 

Menurut Emrus,  dengan dilakukan gelar perkara secara terbuka untuk penentuan tersangka kasus, menjadi salah satu solusi agar masalah tersebut tidak menuai polemik. “Sebab bisa saja keputusan bahwa proses hukum dilanjutkan atau dihentikan terhadap Ahok”, tukasnya lagi.

Selain itu akan ada pihak-pihak yang tidak puas karena keputusan terhadap proses hukum terhadap Ahok tidak hanya akan berdampak pada Ahok selaku Cagub Petahana, tapi juga akan berdampak politis pada partai-partai tertentu. “Memang dari aspek politik, apapun keputusannya bisa menguntungkan atau merugikan kepentingan politik tertentu”.

Untuk itu dirinya menghimbau agar proses hukum berjalan adil dan sebagaimana mestinya, sehingga tidak memunculkan konflik baru. “Yang terpenting keputusan tersebut terlepas dari tekanan politik dari pihak manapun,” kata Emrus.**


 

Reporter : Andhika Dinata
Editor : Bambang Sulistiyo

Andhika Dinata
07-11-2016 18:56