Main Menu

Menteri Pertahanan “Dijewer” Ulama Karena Lupa Baca Al-Fatihah

Hendry Roris P. Sianturi
11-11-2016 15:04

Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu (GATRAnews/Adi Wijaya/adi3)

Jakarta, GATRAnews – Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu harus “disentil” seorang ulama, KH. Ahmad Raodl Bahar (Abah Raodl) karena lupa mengawali acara Silahturahmi Bela Negara Menhan dengan Ulama dengan pembacaan surah Al-Fatihah.

 

 “Saya ingin menyampaikan bahwa tadi agak lupa. Kalau acara yang dihadiri para ulama ini, tidak diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah. Setiap acara kalau tidak diawali dengan pembacaan Basmallah atau Al-Fatihah, maka tidak akan mendapatkan berkah,” kata Abah Raodl di kantor Kementerian Pertahanan (11/10).

Lalu, pimpinan pesantren Az Zikra tersebut mengajak para peserta silahturahmi untuk melafalkan Al-Fatihah. “Untuk itu saya akan coba buka acara ini dengan pembacaan Basmallah. Karena kalau pembacaan Basmallah kita lupa baca d awal, boleh (baca) di tengah atau di akhir,” katanya.

Abah Raodl mengatakan peristiwa lupanya membaca Al-Fatihah pernah terjadi ketika konferensi Asia-Afrika (KAA) di Indonesia ketika zaman Soekarno. Ketika itu, Soekarno mengundang ayah Abah Raodl pada pertemuan KAA.

Ketika hendak memulai menyanyikan lagu Indonesia Raya, ayah Abah Raodl tiba-tiba berdiri dan meminta Soekarno melavaskan Al-Fatihah sebelum memulai acara KAA dengan lagu wajib.

“Waktu hendak dimulai, berdirilah seorang dirijen paduan suara, yang hendak memulai nyanyian Indonesia Raya. Ayah saya langsung berdiri kemudian mengangkat tangan. Bung karno, awali dulu dengan Al-Fatihah. Takut acara ini tidak mendapat berkah dari Allah SAW,” katanya menirukan ucapan ayahnya.

Abah Raodl menyarankan agar setiap kegiatan selalu dibuka dengan pembacaan Al-Fatihah. Tujuannya, sambungnya, agar mendapat ridho dan berkah dari Tuhan. “Saya sesungguhnya tdi ingin berdiri, tetapi nyali saya tidak sebesar ayah saya,” ujarnya disambut tepuk tangan.

Sementara, Ryamizard langsung menanggapi “jeweran” Abah Raodl. “Saya kaget juga dan kita kumpul ini saling mengingatkan. Dan apa yang disampaikan tadi menjadi catatan kita semua. Dan terimakasih atas masukannya,” ujarnya berbesar hati.

Menhan mengundang para ulama dalam kegiatan Silahturahmi Bela Negara Menhan dengan Ulama di Kementerian Pertahanan RI. Tujuannya, untuk mengeratkan komunikasi dengan para ulama. Turut hadir, pengurus PB NU Abdul Manan Ghani dan Dewan Pertimbangan Presiden Hasyim Muzadi.


 

Reporter : Hendry Roris

Editor: Rosyid

Hendry Roris P. Sianturi
11-11-2016 15:04