Main Menu

Setelah Setnov, PDIP Incar Kursi Pimpinan DPR

Wem Fernandez
08-12-2016 12:46

Jakarta, GATRAnews - Pasca pergantain pucuk pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Ade Komarudin ke Setya Novanto (Setnov), kini muncul wacana untuk merombak kursi wakil pimpinan DPR RI.

 
Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) sebagai partai pemenang Pemilu secara informal telah membicarakan hal ini dengan Fraksi Golkar.
 
"Secara informal sudah bicara, secara prinsip enggak ada masalah. Tinggal, apakah bentuk itu harus mengubah UU MD3 atau konsensus dari fraksi-fraksi," tegas politisi Golkar Aziz Syamsuddin saat dihubungi wartawan, Kamis (8/12).
 
Perubahan di kursi pimpinan DPR RI pernah terjadi di lembaga etik, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Saat itu, kursi pimpinan yang dijabat Surahman Hidayat dari Fraksi PKS diganti dengan Sufmi Dasco Ahmad dari Fraksi Gerindra.
 
Perubahan kursi tersebut, tidak melalui UU MD3 melainkan konsensus dari fraksi-fraksi. Menurut Aziz, sebagai partai pemenang Pemilu, PDI P juga berhak memperoleh kursi pimpinan.
 
“Satu karena kursi terbanyak dan supaya DPR ada kebersamaan,” kata Aziz.
 
Apakah ini merupakan balas budi Golkar karena disetujui PDIP dalam memuluskan langkah Setya Novanto ke pucuk pimpinan DPR, Aziz menampiknya.
 
“Itu kan pandangan Anda,” singkat dia.


Reporter: Wem Fernandez 
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
08-12-2016 12:46