Main Menu

Terancam Sanksi Golkar, Titiek Soeharto Tak Berubah Soal Anies-Sandi

Wem Fernandez
02-03-2017 20:03

 Titiek Soeharto (Antara/Sigid Kurniawan/yus4)Jakarta, GATRAnews - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto tak bergeming meski terancam terkena sanksi internal dari Golkar.

 
Sebab, keputusannya mendukung pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam pilkada DKI putaran kedua bertentangan dengan suara partai yang mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnomo alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.
 
"Tidak ada yang salah," kata Titiek saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (2/3) tadi.

Dukungan ini adalah keputusan yang sangat wajar karena membawa nama pribadi, bukan partai politik. "Lagi pula Saya enggak ngajak kader lain dan saya enggak pake atribut partai," tegas Titiek.
 
Dia mencontohkan, dulu Agung Laksono (Sekarang Ketua Dewan Pakar) juga memilih calon presiden nomor satu ketimbang calon nomor dua yang merupakan pasangan yang diusung partai berlambang Pohon Beringin ini.
 
"Enggak apa-apalah, kok sekarang saya dipermasalahakan, saya sebenarnya ikut Agung Laksono saja dulu," katanya.
 
Bagaimana jika Titiek dipanggil Golkar untuk mengklarifikasi dukungan ini?
 
"Panggil aja, saya juga enggak ada maksud apa-apa, saya sebagai pribadi menurut yang terbaik pilihan saya dan saya sebagai orang Islam saya pilih apa yang saya yakini ini betul," demikian Titiek.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
02-03-2017 20:03