Main Menu

Demokrat Imbau Jokowi Soal Vonis Ahok Sangat Normatif

Abdul Rozak
12-05-2017 15:44

Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (GATRA/Dharma Wijayanto/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghormati proses hukum dan putusan terpidana kasus penistaan Basuki T. Purnama atau Ahok dininlai belum cukup. Pasca vonis dua tahun penjara untuk Ahok, justru perpecahan semakin lebar.


Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin mengatakan, imabuan Presiden Jokowi sangat normatif. Didi menyebut masyarakat butuh bukan hanya sekadar imbauan.

"Presiden sudah mengambil langkah-langkah normatif. Tetapi menurut hemat kami itu (imbauan) saja tidak cukup," ungkap Didi dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (12/5).

Partai Demokrat menyarankan Presiden Jokowi untuk  mengundang tokoh-tokoh yang berseberangan terkait kasus penistaan agama duduk dalam satu meja. Jokowi harus mendengarkan keluhan dan masukan dari tokoh-tokoh yang berseberangan.

Didi menambahkan perpecahan terkait kasus penistaan agama bakal menjadi bom waktu jika tidak ditangani dengan bijak. Presiden Jokowi diharapkan menjadi jangkar dan perekat bagi kedua kubu yang berseberangan.

"Jika penanganan tidak bijak dan tidak tepat dikhawatirkan benturan ini mengarah ke perpecahan dan bisa menjadi bom waktu," pungkas Didi.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
12-05-2017 15:44