Main Menu

Golkar Muda Desak KPK Tuntaskan Kasus e-KTP Melibatkan Setnov

Anthony Djafar
24-08-2017 19:33

Gerakan Muda Partai Golkar (Gatra/Athony Djafar/yus4)

Jakarta, GATRAnews - Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG), yang dipimpin Ahmad Doli Kurnia mendatangi Gedung Merah Putih KPK ingin menemui pimpinan KPK, membahas masalah korupsi dan meminta agar KPK menindaklanjuti perkara Ketua Umum Golkar Setya Novanto.

 

“Kami meminta kepastian agar KPK secara sungguh-sungguh dan tidak gentar menghadapi nama-nama besar untuk menuntaskan kasus megaskandal korupsi e-KTP yang diduga melibatkan Setya Novanto yang juga Ketua DPR RI,” kata Ahmad Doli Kurnia kepada awak media, usai bertemu pimpinan KPK di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis siang (24/8).

 

Kedatangan Ahmad Doli juga meminta kepastian agar KPK dapat mengambil langkah-langkah lebih lanjut, termasuk meningkatkan status dan kondisinya, terhadap orang-orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, sehingga proses penegakan hukumnya tidak terganggu dan dapat berproses dengan baik.

 

“Kepastian itu penting karena saat ini banyak sekali hal-hal yang menimbulkan kontroversi dan spekulasi yang berkembang di masyarakat terkait kasus e-KTP,” katanya.

 

Ahmad Doli bersama bersama sejumlah rekan lainnya terganung dalam GMPG menyuarakan #golkarbersih itu menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan semata-mata mendorong dan mendukung proses penegakan hukum serta pemberantasan korupsi agar benar-benar objektif, adil, impartial, dan independen.

 

“Ini lebih pada persoalan individu oknum yang terkait, tidak ada urusannya dengan institusi Golkar. Partai Golkar adalah institusi yang sejatinya adalah penyampai aspirasi dan sama keinginannya dengan rakyat, yang sejatinya didirikan untuk kebaikan dan mendorong pencapaian cita-cita bangsa dan negara,” katanya.

 

Untuk itu lanjut Ahmad Doli, dirinya memastikan masih banyak tokoh, senior, pimpinan, dan kader Golkar yang anti, tidak suka, dan tidak mendukung praktik korupsi. “Kami pastikan juga mereka semua adalah pendukung KPK dan menjadi bagian dalam melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia,” katanya.

 

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit itu, Ahmad Doli bersama rekan-rekannya mengaku ditemui langsung oleh Ketua KPK, Bapak Agus Rahardjo, pimpinan KPK Basariah Panjaitan dan beberapa Deputi, Direktur, dan staff KPK lainnya, termasuk Juru Bicara KPK Febriansyah.


Reporter: Anthony Djafar

Editor: Dani Hamdani 

Anthony Djafar
24-08-2017 19:33