Main Menu

Punya Basis Massa NU, PKB Dinilai Layak Ajukan Cawapres

Ervan
02-10-2017 17:48

Muhaimin Iskandar (Antara/Basri Marzuki/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinilai layak mengusung calon wakil presiden dari internal partai karena mempunyai basis massa dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Kesimpulan ini mengemuka dalam Forum Group Discussion (FGD) tentang kepemimpinan alternatif bangsa yang digelar di Hotel Madani, Medan, Senin (2/10). 

Hadir sebagai narasumber Prof Badaruddin MSi dari Universitas Sumatara Utara (USU), Dr Warjio dari Universitas Medan Area (UMA), Dr Lelya Khairani MSi, Sohibul Anshor Siregar dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Dr Bahkrul Amal Khair, dan Tappil Rambe dari Universitas Negeri Medan (Unimed).

Saat membacakan hasil FGD, Tappil Rambe menjelaskan PKB memiliki basis massa yang rill dengan perolehan suara pada Pemilu 2014 sebesar 11.298.957 atau 9,04%. Tappil menjelaskan, sosok yang dianggap kuat diusung sebagai cawapres dari PKB  adalah ketua umum Muhaimin Iskandar.

Menurut Tappil, Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, dinilai sebagai figure yang memahami paham dan konsep Religius-Nasionalis yang sudah terbukti. Potensi tersebut menempatkan sosok yang terlahir dari keluarga pendiri Nahdlatul Ulama ini layak maju sebagai calon wakil presiden. ”Dan (potensi) ini ada pada figur Cak Imin,” kata dia. 

Menurutnya, ada sejumlah alasan menjadikan Cak Imin sebagai salah satu figur yang sangat layak dan ideal menjadi Cawapres pada Pemilu 2019. Pertama, terkait kekuatan yang dimiliki oleh Cak Imin. Para narasumber menilai, latar belakang Muhaimin Iskandar dari keluaraga besar Nahdlatul Ulama (NU) menjadi salah satu kekuatan figur yang satu ini. “Selain itu, Cak Imin matang dalam dunia gerakan/aktivis,” ucap Tappil.


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Nur Hidayat

Ervan
02-10-2017 17:48