Main Menu

Wasekjen Gerindra: Gerindra dan PKS Kantongi Tiket Usung Prabowo di Pilpres 2019

Dewi Fadhilah Soemanagara
26-01-2018 06:15

Prabowo Subianto. (GATRA/Adi Wijaya/AK9)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Andre Rosiade mengaku bahwa partainya dan Partai Keadilan Sejahtera sudah punya cukup tiket untuk mengusung Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019 nanti. Jumlah kursi dua partai itu di parlemen melebihi ambang batas minimal yang dipersyaratkan undang-undang.

"Gerindra dengan PKS sudah punya tiket untuk mencalonkan capres,” kata Andre lewat sambungan telepon kepada Gatra.com. Bila digabungkan, kursi dua partai itu di DPR RI mencapai 113. Sedangkan bila mengacu pada UU 7 tahun 2007 tentang Pemilihan Umum, syarat minimal mengajukan calon presiden adalah 25% dari total suara sah pada Pemilihan Legislatif 2014 kemarin, atau minimal 20% kursi di DPR. Artinya, butuh minimal 112 kursi. "Jadi sudah lebih 1 kursi untuk mencalonkan calon presiden dari Gerindra dan PKS," kata Andre.

Ia menegaskan bahwa partai-partai lain boleh saja menyodorkan nama kandidatnya masing-masing, tetapi aroma yang menguar di pilpres 2019 mendatang sebenarnya tidak akan jauh berbeda dengan pilpres 2014 lalu. Menurut Andre, yang akan maju sebagai capres hanya Jokowi dan Prabowo saja. Sedangkan untuk cawapres, masih harus dilihat nanti perkembangannya seperti apa.

11 Januari 2018 kemarin, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Pasal ini mengatur tentang ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), yakni mensyaratkan parpol atau gabungan parpol memiliki 20% kursi DPR atau 25% suara sah nasional pada pilpres 2014 lalu demi mengusung pasangan capres dan cawapres. Pertimbangannya adalah presidential threshold itu relevan untuk memperkuat sistem presidensial sehingga memperkuat posisi di parlemen nantinya.


Reporter : DFS

Editor     : Cavin R. Manuputty

Dewi Fadhilah Soemanagara
26-01-2018 06:15