Main Menu

Fahri Hamzah Masih Setia di PKS, Meski Dibujuk Elite Golkar

Wem Fernandez
06-02-2018 12:15

Wakil ketua DPR RI Fahri Hamzah (GATRA/Ardi Widi Yansah/FT02)

Jakarta, Gatra. com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah, tetap berkomitmen untuk setia terhadap partai meski belakangan dirumorkan hengkang ke Golkar. Salah satu pemicu pindahnya ‘macan senayan’ ini disebut-sebut karena hubungan buruknya dengan PKS. 

 

“Saya ini pendiri partai, sebagai pendiri saya harus setia dengan cita-cita saya dalam mendirikan partai. Saya harus setia dengan metode yang kita kembangkan dalam partai dan juga saya bilang ke teman-teman, PKS itu partai kader.  Saya sendiri yah ikut dalam proses pembinaan dan pembentukan kader,” tegas Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. 

Dia menambahkan, ajakan untuk pindah ke Golkar tidak hanya datang dari politisi Golkar yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Bambang Soesatyo. Eks Ketua Umum Golkar, Setya Novanto juga pernah melakukan hal serupa. 

“Saya berkali kali diajak ngomong sama Pak Nov dan pernah juga oleh Pak Airlangga. Bahkan kalau Pak Nov ini dia bilang ini pesannya Pak Jokowi yah begitu. Saya ngomong aja. Nanti silakan konfirmasi juga pada Pak Nov. Saya terus terang saja,” klaim Fahri. 

Fahri sendiri tak goyah meski diajak oleh rekan-rekan politisi di partai berlambang pohon beringin tersebut. Bagi dia, setia kepada PKS sekaligus memberikan contoh kepada para kader untuk tetap setia kepada partai. 

“Saya kan di PKS itu diusir bukan pergi makanya saya engga mau pergi.  Makanya saya melawan secara hukum saya enggak mau pergi dan saya menujukan bahwa kelakuan elit PKS salah dalam perspektif PKS sebagai partai kader,” terang Wakil Ketua DPR RI ini. 


Reporter : Wem Fernandez  

Wem Fernandez
06-02-2018 12:15