Main Menu

Nasdem Tolak Penambahan Pimpinan MPR

Wem Fernandez
08-02-2018 13:21

Johny G Plate (Dok. Fraksi Nasdem/FT02)

Jakarta, Gatra. com - Fraksi Partai NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menolak penambahan tiga kursi pimpinan di MPR. Penambahan yang menjadi bagian kesepakatan pemerintah dan DPR dalam revisi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) itu dinilai tidak mendesak dilakukan. 

 

Wakil Ketua Fraksi NasDem Johnny G. Plate mengatakan, penambahan kursi pimpinan MPR tidak mendesak karena mengingat periode kepemimpinan MPR akan berakhir 1,5 tahun mendatang. 

 

“Kami anggap ini sebagai kecelakaan demokrasi dimana DPR hasil pemilu, mandat rakyat, justru digunakan untuk merebut kekuasaan tambahan. Tidak ada urgensinya. Malah menambah beban anggaran,”  ujar Johnny, di Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, (8/2). 

 

Dia menambahkan, alasan perbaikan kinerja dalam penambahan ini juga tidak tepat. Apalagi dengan citra DPR RI yang kini semakin disorot publik lantaran minim prestasi. Berbeda hal jika kursi pimpinan MPR kosong, maka NasDem dengan senang hati setuju dengan penambahan tersebut. 

 

Lantas apa yang akan ditempuh NasDem mengingat delapan fraksi di DPR sepakat dengan penambahan tiga kursi ini? “Ya kami menyampaikan ke publik. Bahwa ini kecelakaan demokrasi yang dilakukan periode DPR sekarang untuk mendapatkan ambisi kekuasaan. Ini kecelakaan demokrasi. Menurut kami ya.” tegas Johnny. 

 


 

Reporter : Wem Fernandez  

Editor: Hendri Firzani

Wem Fernandez
08-02-2018 13:21