Main Menu

Pamor Cak Imin Makin Melejit Jika Setuju Duduk di Pimpinan MPR

Wem Fernandez
09-02-2018 19:46

Muhaimin Iskandar (Gatra/Agriana Ali/re1))

 

 

 

Wakil Sekretaris Jendral DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy membenarkan jika nama Ketua Umum partainya, Muhaimin Iskandar tengah didorong untuk menjadi salah satu pimpinan MPR. Penambahan kursi pimpinan MPR ini merupakan bagian dari revisi UU MD3 yang telah mencapai kesepakatan antara pemerintah dan Baleg DPR dalam rapat yang berlangsung, Rabu, (7/2), lalu.

“Kita pimpinan Fraksi PKB di DPR, MPR, dan DPP memang menyiapkan Pak Muhaimin, tapi kita belum nanya nih ke Pak Muhaimin, mau apa enggak,” kata Lukman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, (9/2). 

Lukman tidak menampik jika posisi Wakil Ketua MPR akan mengangkat pamor Cak Imin—panggilan akrab Muhaimin— yang belakangan dirumorkan masuk dalam bursa Wakil Presiden di Pilpres, 2019 mendatang. 

“Ya, Mudah-mudahan begitu. Kami sih berharap seperti itu ya,” kata Wakil Ketua Komisi II  Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). 

Selain itu, di kursi Wakil Pimpinan MPR sosok Cak Imin juga mampu menjaga netralitas, mengingat akan ditambah lagi dengan dua partai baru, yakni PDI Perjuangan dan Gerindra. “Kalau kita nilai sekarang ini MPR terlalu ke kanan, masuk PDI-P yang terlalu ke kiri maka figur Pak Muhaimin penting menjaga netralitas ini," kata Lukman.

 Sebelumnya Baleg DPR bersama dengan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly telah merampungkan pembahasan soal penambahan jumlah kursi pimpinan DPR dan MPR setelah melalui pembahasan yang alot. Pemerintah pun menyetujui usulan penambahan satu pimpinan di DPR dan tiga untuk MPR. 

Penambahan tiga kursi pimpinan MPR ini disetujui oleh delapan fraksi, yakni PDIP, Golkar, PAN, PKS, PKB, Gerindra, Demokrat dan Hanura. Sementara Fraksi Partai NasDem dan PPP menolaknya. Adapun tambahan tiga kursi MPR langsung diberikan kepada partai pemenang pemilu legislatif yakni PDI-P. 

Selain itu tambahan kursi pimpinan diberikan kepada dua partai berdasarkan perolehan suara masuk dalam tujuh besar. Dua partai ini belum mendapat kursi Pimpinan MPR yakni Gerindra dan PKB.


Reporter : Wem Fernandez  

Editor     : Cavin R. Manuputty

Wem Fernandez
09-02-2018 19:46