Main Menu

Disebut Anti Islam dan PKI, PDIP Lapor Polisi

Sandika Prihatnala
15-02-2018 15:52

Ilustrasi(Dok.GATRA/re1)

 

Bandung, Gatra.com - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Barat melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polda Jabar. Akun-akun tersebut dianggap melakukan ujaran kebencian terhadap PDIP dengan menyebut PDIP sebagai partai anti Islam dan partai pendukung PKI.

 

Laporan mereka diterima oleh bagian SPKT Polda Jabar. Tim hukum PDIP juga membawa beberapa salinan komentar di media sosial sebagai barang bukti yang diserahkan kepada polisi.

Rafael Situmorang, Ketua Tim Bantuan Hukum PDIP Jabar mengatakan pihaknya sangat dirugikan dengan akun-akun tersebut. Ia meminta agar Polda Jabar mengusut dugaan kasus ujaran kebencian tersebut.

"Kami tidak terima disebut partai anti ulama, anti Islam. Kami juga disebut PKI. Makanya kami laporkan saja ke polisi untuk diproses hukum," kata Rafael saat ditemui di Polda Jabar, Kamis (15/2).

Dijelaskan Rafael, sedikitnya ada empat akun yang mereka laporkan ke polisi. Mayoritas pemilik akun facebook. Menurutnya, empat akun tersebut disinyalir berasal dari beberapa daerah di Jabar seperti Kota Bandung, Majalengka dan Kabupaten Bandung Barat.

PDIP Jabar, kata dia, sangat dirugikan oleh ujaran atau pernyataan yang dibuat akun-akun media sosial tersebut. Hal tersebut, ujar Rafael, dikhawatirkan merusak citra partai maupun calon kepala daerah yang diusung PDIP.

"Kalau misalkan mengkritisi rekam jejak calon, atau menyebut kinerja calon kami buruk, no problem. Tapi ini menyebut partai kami anti Islam dan pendukung PKI. Kami berharap agar kampanye ini dilakukan dengan santun dan damai," kata Rafael.

Reporter : Mohammad Zainal

Sandika Prihatnala
15-02-2018 15:52