Main Menu

PAN Bersedia Diajak Kompromi Soal Calon Wapres Pendamping Jokowi

Wem Fernandez
19-02-2018 16:55

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Antara/Ampelsa/re1)

Jakarta, Gatra. com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, menyambut baik ajakan PDI Perjuangan yang mengajak semua partai untuk membahas calon Presiden maupun Wakil Presiden yang hendak maju pada Pilpres, 2019 mendatang.

 

Pembahasan dilakukan setelah partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) ketiga pada 23-25 Februari mendatang. 

 

“Dengan senang hati, kapan saja. Sudah minta waktu Mba Mega, mungkin dalam waktu dekat ini,” terang dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, (19/2). 

 

Soal calon wapres, Zulhasan—panggilan akrab Zulkifli— memilki kriteria tersendiri. Kriteria paling utama dari wapres yaitu kemampuan untuk bekerjasama dengan presiden. 

 

“Yang lain bisa ikutan. (Misalnya) Yang paling penting harus ada keseimbangan. Misalnya, walaupun dari (Jawa bagian) Timur enggak jadi wapres dari barat enggak jadi wapres, ada Pak JK (Jusuf Kalla) dianggap perwakilan luar Jawa. Teman-teman dari Sumatera enggak ada wapres tapi ada menterinya. Itu keseimbangan,” terang dia. 

 

Soal rencana koalisi PAN dengan partai-partai lain, semisal Gerindra atau PKS yang selama ini ‘mesra’ di panggung politik nasional, Zulhasan belum bisa memastikannya. Kepastian itu akan diperoleh setelah PAN menggelar rakernas. 

 

“April atau Mei (Rakernas),” singkat dia. 


 

Reporter : Wem Fernandez  

Editor : Bernadetta Febriana

Wem Fernandez
19-02-2018 16:55