Main Menu

Wasekjen Golkar Sebut GMPG Ditunggangi

Ervan
10-03-2018 10:32

Wasekjen Partai Golkar bidang Kajian Strategis dan Intelijen, Viktus Murin. (Dok. Youtube/@Kawan Adhyaksa/FT02) 

Jakarta, gatra.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar (PG) bidang Kajian Strategis dan Intelijen, Viktus Murin menilai manuver Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) belakangan ditunggangi oleh kelompok atau elit-elit PG yang merasa kepentingannya terganggu. 

Menurutnya, mereka berjuang bukan untuk membesarkan Golkar tetapi didorong oleh kelompok yang tidak diakomodaisi dalam kepengurusan Golkar pimpinan Airlangga Hartarto (AH) atau yang tidak suka dengan figur AH menjadi Ketua Umum (Ketum) Golkar. Mereka ingin terus merongrong kepemimpinan Airlangga.

“Mereka tidak murni mau membersarkan Golkar. Kami curigai ada elit-elit Golkar di belakang mereka yang merasa kepentingannya terganggu. GMPG tidak mungkin bermain sendiri,” kata Viktus di Jakarta, Jumat (9/3).

Sebelumnya, GMPG menolak penujukkan Melchias Markus Mekeng sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR menggantikan Robert Jopie Kardinal. Mereka juga aktif mengkritik kepemimpinan Arilangga yang dilantik sejak Desember 2017 lalu.

Dalam penujukkan Mekeng, inisiator GMPG Siradjudin Abdul Wahab mencurigai pergantian dilakukan Ailangga untuk menekan KPK. Alasannya agar KPK tidak memproses Mekeng dalam dugaan korupsi proyek e-KTP.

“Menyisakan tanya besar, apakah pergantian itu untuk memberikan tekanan politik terhadap KPK,” ucap Siradjudin

Viktus menilai peenyataan Siradjudin ngawur dan tendensius. Alasannya tidak ada kolerasi penunjukan Airlangga terhadap dugaan kasus Mekeng di KPK.

“Apa korelasinya antara jabatan Ketua Fraksi dengan pekerjaan KPK?  Posisi Golkar terhadap eksistensi KPK sejak awal sudah jelas yakni mendukung upaya-upaya penguatan KPK. Bagaimana mungkin Fraksi Partai Golkar bertindak di luar kebijakan partai? Ini kan ngawur,” ujar mantan Sekjen Presidium GMNI ini.


 

Reporter: Ervan Bayu

Editor: Rosyid

 

 

Ervan
10-03-2018 10:32