Main Menu

Gerindra Ancang-Ancang Laporkan Ulah Brimob ke Propam

Wem Fernandez
06-05-2018 15:46

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. ( GATRA/Adi Wijaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon, menyesalkan aksi yang dilakukan sejumlah oknum Brimob di Kantor DPC Gerindra Jawa Tengah (Jateng). Tanpa alasan yang jelas, petugas yang dilengkapi senjata laras panjang ini mendatangi kantor tersebut.

"Menurut saya, suatu insiden yang sangat melukai demokrasi kita. Saya rasa tidak sah dan tidak legal ada oknum polisi dan Brimob yang masuk ke kantor DPC tanpa membawa surat tugas dan membawa senjata laras panjang," kata Fadli saat dihubungi pada Minggu (6/5).

Dia menambahkan, apapun alasan yang dikemukakan oleh pihak kepolisian sangat tidak tepat. Informasi dari DPC Gerindra Semarang menyebutkan, petugas yang datang sempat menanyakan soal kaus #2019GantiPresiden. Bagi Fadli, membuat kaos dengan tagar tersebut adalah hak demokrasi warga negara. "Tidak ada yang salah dengan kaos bertagar, apa urusannya," ujar dia.

Fadli menyebutkan, langkah ini justru menunjukkan kepanikan tersendiri dari pihak-pihak yang khawatir gerakan #2019GantiPresiden yang saat ini mulai masif di masyarakat. Masif karena inisiatif justru datang dari masyarakat dan bukan partai politik.

"Kita akan kaji dan kalau perlu kita laporkan ke Propam. Mungkin kita akan persoalkan di Komisi III nanti, oleh wakil-wakil kita di Komisi III," kata Fadli.

Peristiwa datangnya Brimob ke DPC Gerindra itu terjadi pada Jumat (4/5) di Jl Durian, Banyumanik. Konfirmasi dari Polda Jawa Tengah, kedatangan mereka dalam rangka operasi Mantab Praja Candi 2018.

Kasat Brimob Polda Jateng, Kombes Tory Kristianto mengatakan Brimob tergabung dalam operasi tersebut untuk BKO Polda Jateng dan Polrestabes Semarang.

"Patroli sambang, menyambangi kantor Panwaslu, KPU, rumah-rumah pemenangan, rumah cagub cawagub dan kantor-kantor parpol," kata Tory.

Tak hanya Gerindra, beberapa kantor parpol di Jateng juga sudah didatangi Brimob bersenjata yaitu PKS, PDIP, PKB, Partai Demokrat, dan Partai Perindo. 


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Iwan Sutiawan

Wem Fernandez
06-05-2018 15:46