Main Menu

PAN Tak Diundang Seskab, Sekjen: Karena Kami Unik

Wem Fernandez
08-05-2018 13:16

Sekjen PAN Eddy Soeparno (Dok Gatra/FT02)

 

Jakarta, Gatra.com - Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan satu-satunya partai koalisi pendukung pemerintah yang tak diundang oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung dalam pertemuan, Senin (7/5) kemarin. Padahal, pertemuan itu diagendakan untuk semua partai politik yang masuk dalam barisan koalisi pemerintah.


Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno saat dikonfirmasi menanggapi santai soal ini. Sebab, undangan memang dialamatkan kepada partai yang telah mendeklarasikan dukungan kepada petahana Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres.

“Nah oleh karena itu kami menganggap bahwa, pertama hak yang mengundang, kedua memang kalau dikategorikan demikian, kami memang belum melakukan deklarasi dukungan kepada capres siapa pun. Jadi saya pikir itu logis saja, mengapa kami tidak diundang dalam hal ini,” tegas Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/5).

Eddy menambahkan, pun jika pemerintah menggunakan alasan bahwa PAN selama ini kerap melakukan kritik meski masuk dalam barisan partai koalisi, bagi Edy, hal itu justru menjadi keunikan. Kritik yang dilakukan PAN terhadap pemerintah semata-mata untuk membangun dan demi kepentingan koalisi.

“Ini lah keunikan PAN. Sebagai partai pendukung pemerintah, tetapi kalau melihat sesuatu miring dan perlu diluruskan, ada yang jatuh perlu ditegakkan itu kami lakukan. Dalam rangka apa? Agar kita bisa memberikan masukan yang terbaik bagi sahabat kami. Sikap kritis kami itu dalam rangka membangun,” terang dia.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

 

Wem Fernandez
08-05-2018 13:16