Main Menu

Rhoma Irama Gabung ke PAN, Pengamat : Tidak Akan Berpengaruh

Abdul Rozak
15-05-2018 11:07

Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama bersama dan Zulkifli Hasan. (Dok.DPP PAN/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Partai Idaman resmi bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) pada pemilu legislatif dan presiden 2019. Seperti iketahui, Idaman tidak lolos verifikasi sebagai partai politik peserta pemilu 2019.

 

Gabungnya Partai Idaman diyakini tidak membawa dampak signifikan bagi PAN. Meski pendiri dan Ketua Umum Idaman adalah seorang musisi kondang bergelar 'Raja Dangdut' Rhoma Irama.

"Itu hanya akan menaikan citra di media, tetapi secara elektoral pertarungan di darat ditentukan oleh bagaimana kerja (partai) di lapangan," ungkap pengamat politik Yunarto Wijaya di Jakarta, Selasa (15/5).

Menggaet pesohor tanah air pernah dilakukan PAN saat dipimpin Sutrisno Bachir. Namun cara itu gagal menaikan perolehan suara dan kursi PAN di DPR.

Yunarto menambahkan keberadaan artis hanya untuk mendatangkan massa di saat kampanye. Artis yang diusung PAN sebagai calon anggota legislatif pun banyak yang tidak terpilih.

"PAN sudah berkali-kali mencoba menggunakan strategi menggaet artis sebagai endorser, zaman Sutrisno Bachri dijadikan caleg, juga yang muda tetapi terbukti tidak menaikkan suara," kata Yunarto.

Diketahui, Rhoma Irama resmi bergabung dengan PAN pada Sabtu (11/5) pekan lalu. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan optimis jika hadirnya Rhoma Irama membawa dampak positif bagi elektabilitas PAN.

"Jaringannya luas tentu ini akan memperkuat penggalangan kita dibawah. Bang Haji sendiri sosok legendaris juga kuat di akar rumput ini memberi dampak besar bagi PAN," ucap Zulkifli.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Abdul Rozak
15-05-2018 11:07