Main Menu

PPP Minta Haji Lulung Mundur Sebagai Pimpinan DPRD DKI

Wem Fernandez
19-06-2018 17:35

Abraham Lunggana (ANTARA/Rivan Awal Lingga/yus4)

Artikel Terkait

 

 

 


Haji lulung sebelumnya hengkang dari PPP dan pindah ke Partai Amanat Nasional (PAN) karena merasa PPP telah meninggalkan umat. 

 


“Terkait kabar hengkangnya Lulung dari PPP karena dianggap PPP meninggalkan umat, itu hanya klaim Lulung saja untuk mencari pembenaran. Terbukti berdasrakan hasil survei, justru PPP yang dinilai dekat dengan umat Islam termasuk perjuangan di bidang program legislasi di DPR,” tegas Baidowi di Jakarta, Selasa, (19/6). 

 


Retaknya hubungan Haji Lulung dengan PPP sudah muncul di awal pasca kemenangan kubu Romahurmuziy alias Rommy dari kubu Djan Faridz dalam pmilihan Ketua Umum PPP. Sebagai loyalis Djan Faridz, Lulung meminta PPP agar tidak menggesernya dari posisi Ketua DPW PPP DKI. 

 


Sayangnya, permintaan ini ditolak PPP kubu Romi lantaran posisi tersebut telah di isi oleh Abdul Azis. Sebagai politisi, sambung Baidowi, sikap Haji Lulung ini tidak gentle dan mengakui kekalahan kubu yang dia dukung. 

 


Dengan etika yang baik, kubu Romi pun tetap memberikan kompensasi kepada Haji Lulung agar tidak diganti dari jabatan Wakil Ketua DPRD dan dijadikan salah satu pengurus harian DPP yang membidangi pemenangan wilayah DKI-Jabar dan Banten. 

 


“Jadi ya kita hormati saja pilihan Lulung jika memang harus pindah partai, karena kami sudah berusaha untuk melakukan pendekatan politik. Dan perlu diingat bahwa Lulung menjadi pimpinan DPRD lewat PPP, maka jika berjiwa kesatria hendaknya mengundurkan diri, tidak berkoar-koar menggunakan fasilitas pimpinan DPRD yang didapat melalui PPP,” tegas Baidowi.


 
Reporter : Wem Fernandez

Editor     : Sujud Dwi Pratisto 

Wem Fernandez
19-06-2018 17:35