Main Menu

PPP Nilai Sikap Haji Lulung Tidak Gentle

Wem Fernandez
19-06-2018 18:30

Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi (Dok.PPP/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Wasekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai, sikap yang ditunjukan Abraham Lunggana alias Haji Lulung tidak gentle. Sebelum hengkang, Haji Lulung seharusnya menyatakan diri dulu untuk keluar dari PPP. 

 

“Seharusya keluar dulu dari PPP baru bicara pindah ke partai politik lain. Sebaiknya gentle seperti yang dilakukan Akbar Faizal ketika pindah dari Hanura ke Nasdem atau Titiek Soeharto yang mundur dari Golkar. Kenegarawanan seorang Lulung dipertaruhkan di sini,” tegas Baidowi di Jakarta, Selasa, (19/6). 

Menurutnya, kabar perpindahan Haji Lulung bukan sesuatu yang baru bagi PPP. Sebelum bergabung, Haji Lulung pernah maju sebagai caleg dari partai lain pada 2014 lalu namun tidak terpilih. Dengan berseragam PPP, Haji Lulung baru dipilih. 

“Jadi ya kita hormati saja pilihan Lulung jika memang harus pindah partai, karena kami sudah berusaha untuk melakukan pendekatan politik,” tegas dia. 

Selain itu, Baidowi juga membantah alasan Lulung yang pindah lantaran PPP semakin jauh dengan umat. Terbukti, berdasrakan hasil survei, justru PPP yang dinilai dekat dengan umat Islam termasuk perjuangan di bidang program legislasi di DPR. 

“Jadi itu hanya klaim Lulung saja,” tegas dia. 


Reporter : Wem Fernandez  

Editor : Sandika Prihatnala

Wem Fernandez
19-06-2018 18:30