Main Menu

PAN; Kritik Prabowo ke Jokowi Perlu Jadi Bahan Evaluasi

Wem Fernandez
22-06-2018 15:04

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Dok.Gatranews/RT)

Jakarta, Gatra.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menilai, kritik yang dilontarkan Prabowo Subianto kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) perlu juga didengarkan. Kritik ini merupakan bagian dari evaluasi terhadap kinerja pemerintahan.

Salah satu kritik yang dilontarkan Prabowo terkait penggunaan BUMN-BUMN sebagai sumber dana dalam membiayai ongkos politik yang begitu mahal. Selain itu, ada juga yang menggelembungkan anggaran dari suatu proyek.

"Saya kira perlu didengerin ya. Perlu ditindaklanjuti, perlu dievaluasi, agar itu bisa menjadi masukan yang penting bagi pemerintah. Saya kira itu," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/6).

Namun demikian, Zulhasan--panggilan akrab Zulkifli Hasan--enggan menjawab apakah memang ada indikasi ke arah yang dimaksud Prabowo. Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, dan akan maju sebagai kandidat dalam Pilpres 2019 mendatang, kritik-kritik yang disampaikan Prabowo sebaiknya dijadikan masukan.

"Saya enggak tahu persis [benar atau tidaknya kritik tersebut], tapi itukan masukan dari ketua partai itu penting. Apalagi sekaliber Pak Prabowo ya," terang dia.

Zulhasan mengakui, mengelola negara bukanlah perkara yang mudah. Dalam diskusi dengan Jokowi atau pengalamannya menjadi Menteri di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), perlu ada kemampuan untuk meramu setiap kepentingan yang ada.

"Semua masing-masing ingin didengerkan, tentu saya kira tidak mudah. Untuk meramu itu saja satu masalah sendiri, satu problem sendiri.Dulu waktu saya jadi menteri, kita juga banyak koalisinya. Tapi kan sulit sekali untuk menyamakan satu persepsi, di DPR saja susah sekali. Jadi biasa dalam politik itu kan jalan tengah, take and give," katanya.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Iwan Sutiawan

 

Wem Fernandez
22-06-2018 15:04