Main Menu

PDIP Anggap Hastag #2019GantiPresiden Lucu-lucuan

Abdul Rozak
19-07-2018 11:47

Ketua DPP PDI Perjuangan Masinton Pasaribu (GATRA/Rifki M Irsyad/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu kembali menertawakan tagar atau hastag #2019GantiPresiden. Hastag sempat viral dan masih ramai digunakan di media sosial jelang pilpres 2019.

Hastag #2019GantiPresiden dibuat politisi PKS Mardani Ali Sera. Hastag ini digunakan oposisi (Gerindra dan PKS) untuk melawan petahanan Presiden Joko Widodo yang didukung PDIP.

 "Ada hastag #2019GantiPresiden tapi calonnya enggak ada, ini lucu juga nih. Hastag kan enggak bisa didaftarkan jadi peserta pilpres," kata Masinton di Jakarta, Kamis (19/7).

Seperti diketahui, Partai Gerindra, PKS dan PAN sepakat mengusung kembali Prabowo Subianto di pilpres 2019. Namun koalisi tiga partai ini terancam bubar ketika PKS ngotot mengusung kadernya sebagai calon wapres bagi Prabowo.

Founder Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) Hendri Satrio mengakui efek hastag #2019GantiPresiden sangat masif. Padahal hastag ini dibuat dari 'ceplas-ceplos' Mardani Ali Sera.

Namun masyarakat mengidentikan dan mengingat hastag #2019GantiPresiden bagian dari Gerindra. Padahal hastag itu dibuat dan diperkenalkan oleh PKS.

"Hasil survei Kedai Kopi, 48% masyarakat menyebut jika hastag #2019GantiPresiden identik dengan gerakan 212, 38% itu malah Gerindra dan PKS hanya 32%. Justru bukan PKS yang diuntungkan," tutup Hendri.


Reporter: Abdul Rozak

Editor: Rosyid

Abdul Rozak
19-07-2018 11:47