Main Menu

Pasca Pindah, PAN Sebut Lucky Hakim Tak Punya Idealisme

Wem Fernandez
19-07-2018 13:57

Willy Aditya. (Dok.Willy Aditya/AFN)

 
 

 

- Kepindahan pesinetron Lucky Hakim dari Partai Amanat Nasional (PAN) meninggalkan kontroversi tersendiri. Lucky, disebut-sebut menerima uang cash sebesar Rp.5 miliar untuk pindah ke Partai besutan Surya Paloh, NasDem. 

 
Setelah kepindahan tersebut muncul screenshot percakapan akun WhatsApp bernama Lucky di grup internal PAN, ’Kesekjenan.’ Akun tersebut mengaku menerima uang cash sebesar Rp 5 miliar sebelum pindah.  

 

Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay pun buka suara soal ini. Meski bukti percakapan tersebut dibantah oleh Lucky, menurut Saleh, hal itu menunjukan siapa sosok Lucky sebenarnya. 

 

“Tidak masalah dengan kepindahannya. Orang yang tidak memiliki idealisme dan semangat perjuangan sudah sepantasnya pindah. Justru dengan kepindahannya, kami semakin mampu membedakan secara baik mana kader-kader militan dan mana yang hanya sekedar ‘numpang’ untuk jadi anggota DPR,” kata Saleh saat dihubungi, Kamis, (19/7).

 

Bagi Saleh, bantahan Lucky tersebut adalah bentuk kebohongan. Sebab semua politisi PAN tahu bahwa percakapan di grup Kesekjenan merupakan  nomor yang digunakan Lucky. 

 

Menurut Saleh, PAN tetap bangga karena masih memiliki deretan kader yang berasal dari kalangan selebritis. Sebut saja Eko Patrio, Primus Yustisio, hingga Desy Ratnasari. 

 

“Insya Allah akan tetap ‘nyaleg’. Ada juga Anang Hermansyah yang walaupun tidak nyaleg tetapi tidak pindah dan tetap di PAN. Kami membaca bahwa Lucky itu orangnya sangat pragmatis. Mana yang cepat dapat duit, dia ke situ. Malah mencoba mencari argumen menjelekkan partai yang pernah menampung dan memuluskannya menjadi anggota DPR ketika itu,” tegas Saleh. 

 
Ihwal percakapan tersebut, Lucky sendiri menepisnya. "Ya, percakapan itu kan bisa dibuat oleh siapa pun, artinya dan grup itu siapa yang ngirim saya nggak tahu," kata Lucky saat dihubungi, Rabu (18/7).

 



Reporter : Wem Fernandez  

Editor: Rosyid

Wem Fernandez
19-07-2018 13:57