Main Menu

Survei Ahli 2018: Kinerja Parpol Paling Buruk

Abdul Rozak
07-08-2018 13:20

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Jakarta, Gatra.com - Partai politik dan Kepolisian menjadi lembaga demokrasi dengan kinerja paling buruk berdasarkan Survei Ahli 2018, Pusat Penelitian Politik-LIPI. Kedua lembaga ini mendapat total penilaian paling rendah 13,10%.

Para ahli yang menilai kinerja parpol dan kepolisan sangat buruk sebesar 25,5%. Dan yang menjawab kinerja buruk untuk dua lembaga ini sebesar 57,9%.

"Hanya 12,4% para ahli yang menjawab kinerja parpol dan kepolisian baik. 0,7% menjawab sangat baik dan sisanya 3,4% tidak menjawab," kata Koordinator Survei Ahli 2018 Pusat Penelitian Politik, LIPI, Esty Ekawati di Jakarta Selatan, Selasa (7/8) siang.

Setelah parpol dan kepolisian, kinerja lembaga demokrasi terburuk ditempati DPR sebesar 23,45%. Selanjutnya DPD 28,28%, DPRD Kabupaten/Kota 31,72%, DPRD Provinsi 33,10%, dan Peradilan Umum 35,86%.

Survei dilakukan terhadap 145 responden ahli dengan kriteria tertentu pada April-Juli 2018 di sebelas provinsi di Indonesia. Latar belakang responden mulai dari akademisi, aktivis, jurnalis, tokoh masyarakat, dan lainnya.

Kinerja lembaga demokrasi terbaik ditempati oleh KPK dengan penilaian 92,41%. Kemudian TNI 80,69%, Presiden 79,31%, Mahkamah Konstitusi 73,79%, dan Pers (71,03%). "Lembaga demokrasi dengan penilaian kinerja terbaik dari para ahli adalah KPK dengan 92,41%," tutup Esty.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Iwan Sutiawan

Abdul Rozak
07-08-2018 13:20