Main Menu

Mahar Rp500 Milyar Dilaporkan ke Bawaslu, Gerindra: Silahkan Saja

Wem Fernandez
13-08-2018 15:16

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (ANTARA/Dhemas Reviyanto/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi santai tudingan politisi Demokrat, Andi Arief yang menyebutkan Sandiaga Uno memberikan mahar Rp500 milyar kepada PKS-PAN agar menyetujui namanya sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo. 

 

Bahkan ketika Andi didesak agar mengadukan hal ini ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Fadli mempersilahkan hal tersebut. “Enggak ada itu, salah itu dan itu tak ada. Tak benar. Sekarang memang ada (Mahar Rp500 milyar) sehingga laporan ke Bawaslu? Gimana, silahkan di cek,” tegas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, (13/8). 

Fadli menambahkan, soal logisik kampanye selama Pilpres berlangsung juga tidak mungkin secara sembunyi-sembunyi. Harus ada transparansi dalam dana tersebut. 

“Bicara dukungan logistik pemenangan kampanye perlu dibicarakan. Itu yang kita bicarakan dalam tim. Orang mau melakukan kompetisi perlu persiapan, apalagi pemilu ada dukungan, strategi, taktik dan logistik,” terang dia. 

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief sebelunya didesak agar melaporkan tuduhan mahar Rp.500 miliar yang dikeluarkan oleh Sandiaga. 

Uang dalam jumlah fantastis tersebut digunakan Sandiaga agar Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan juga Partai Amanat Nasional (PAN) memuluskan langkahnya menjadi cawapres Prabowo Subianto.

 



Reporter : Wem Fernandez

Editor : Birny Birdieni 

Wem Fernandez
13-08-2018 15:16