Main Menu

Ahok Melunak, Perbolehkan Potong Hewan Kurban di Tempat Umum

Abdul Rozak
16-09-2015 16:21

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (GATRA/Rifki M Irsyad)

Jakarta, GATRAnews - Mendapat banyak tekanan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melonggarkan aturan pemotongan hewan kurban. Masyarakat diperbolehkan memotong hewan kurban di luar rumah pemotongan hewan (RPH) dengan syarat didampingi petugas kesehatan.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, menyiapkan 650 orang petugas kesehatan dan pemotong hewan kurban. DKI juga mensyaratkan darah hewan yang disembelih tidak boleh jatuh ke tanah. 

"Ya sudah kami tunggui, kalau memang suka memotong (hewan kurban) kayak begitu. Tapi tolong darahnya jangan dibuang ke tanah," ujar Basuki di Balai Kota DKI, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (16/9).

Basuki melunak karena menghormati keyakinan masyarakat meskipun di sejumlah negara jazirah Arab, pemotongan hewan kurban dilakukan di RPH. Sementara itu penjualan hewan kurban di trotoar di Jakarta akan diusir oleh Satpol PP.

"Di trotoar kita akan usir, itu sanksinya dan sudah mulai kita berlakukan dari tahun lalu. Termasuk di taman itu tidak boleh, jangan sampai semuanya jualan seenaknya terus berdalih agama," ujar pria yang kerap disapa Ahok tersebut. 

Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI, Darjamuni mengatakan, 650 orang yang diterjunkan berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI). Mereka akan melakukan supervisi pemotongan hewan kurban di sekolah dan lingkungan masyarakat.

Ratusan personel ini nantinya akan memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban dari sebelum hingga setelah hewan disembelih. Mereka juga bertugas mengarahkan tata cara pemotongan hewan kurban yang benar dan sesuai syariat Islam.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
16-09-2015 16:21