Main Menu

Lanny Jaya dan Nduga, Papua Minim Penyaluran Rastra

Nur Hidayat
12-10-2015 18:01

Penyaluran raskin untuk rakyat miskin Papua (GATRAnews/Khatarina Lita)

Jayapura, GATRAnews - Kabupaten Lanny Jaya menjadi kabupaten paling minim penyaluran untuk beras sejahtera (rastra). Sampai dengan Oktober, kabupaten yang terletak di Pegunungan tengah Papua baru mengambil satu bulan jatah rastranya. Tak hanya itu, Kabupaten Nduga juga minim akan penyaluran rastra.

Bulog Divre Papua dan Papua Barat mengklaim penyaluran rastra telah mencapai 80% dari pagu Oktober sebesar 78.000 ton. Dengan kata lain, saat ini baru terserap 63.000 ton. Sejumlah kabupaten yang penyaluran rastranya telah diambil hingga Oktober adalah Nabire, Intan Jaya, Dogiyai, Deiyai dan Paniai.

Pihaknya berharap hingga Oktober, kabupaten yang belum mengambil rastranya, agar dapat disalurkan kepada masyarakat setempat. Sebab di bulan November dan Desember ada rastra 13 dan 14 untuk kebutuhan natal dan tahun baru.

"Kami di Bulog pada dasarnya selalu siap, jika pemda mengeluarkan surat permintaan alokasi (SPA) rastra, asalkan sesuai dengan mekanismenya, yakni melakukan pembayaran rastra yang akan diambil dan bukti pembayaran itu yang diserahkan kepada Bulog. Sistem kami adalah cash and carry," kata Kepala Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Arif Mandu kepada wartawan di Jayapura, Senin (12/11).

Harapannya penyaluran rastra dapat dioptimalkan 100% dan kepada pemerintah daerah harus proaktif mengajukan SPA, untuk selanjutnya kepada distrik melakukan pengambilan raskin.

"Harga rastra dari Bulog tetap sama yakni Rp 1600 per liter dan kami antar sampai ke distrik dan dari distrik nanti yang akan menyalurkan kepada rumah tangga," ucapnya lagi. Untuk diketahui bahwa pagu per bulannya rastra di Papua dan Papua Barat mencapai 7.883 ton.


Reporter: LLL

Editor: Nur Hidayat

Nur Hidayat
12-10-2015 18:01