Main Menu

Hadapi Banjir, PLN Sambung Kabel Khusus ke Pompa Waduk Pluit

Tian Arief
24-10-2015 06:26

Gardu B430 Waduk Pluit (GATRAnews/Tian Arief)

Jakarta, GATRAnews - PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (PLN Disjaya) melakukan persiapan khusus menghadapi musim penghujan pada awal tahun mendatang, dengan memperkuat pasokan listrik untuk Rumah Pompa Waduk Pluit, Jakarta Utara. Rumah Pompa yang masing-masing pompanya mampu memindahkan air hingga 5000 liter air per detik yang dikelola Dinas PU Tata Air Pemprov DKI Jakarta itu, menjadi kunci untuk pengendali banjir di Jakarta.

Salah satu persiapan itu adalah dengan melakukan sambungan kabel khusus tegangan menengah dari PLTU Muara Karang untuk memasok listrik ke Rumah Pompa Waduk Pluit. “Kabel khusus 20 kV sepanjang 14,07 Km ini untuk penguatan pasokan listrik di pompa air Waduk Pluit,” kata Rasyid Naja, Manajer AP PLN Bandengan, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (23/10).

Di Waduk Pluit terdapat tiga gardu listrik khusus, yang masing-masing berkapasitas 4000 kV, 2000 kV dan 5540 kV. Dengan adanya jaringan kabel dan gardu khusus yang pasokannya langsung dari gardu induk Muara Karang, Rasyid mengharapkan tidak ada gangguan pasokan listrik pada pompa air di waduk Pluit.

Rasyid, Manajer AP PLN Bandengan (GATRAnews/Tian Arief)

Ketiga gardu khusus di waduk Pluit ini, lanjutnya, untuk menyuplai tenaga listrik untuk sembilan pompa air yang berfungsi memompa air dari waduk ke laut, yang permukaannya lebih tinggi dari daratan.

"Pengerjaan sambungan kabel khusus ini, akhir bulan ini juga selesai. Diharapkan awal bulan depan sudah bisa digunakan," jelas Rasyid kepada GATRAnews.

Selain membangun jaringan kabel khusus, PLN juga membangun meninggikan tiga gardu khusus tersebut dua meter lebih tinggi, guna mengantisipasi jika terjadi banjir besar di sekitar waduk.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, bangunan gardu itu kini memiliki dua lantai, dan peralatan kelistrikan di gardu tersebut terdapat di lantai 2, sehingga diharapkan aman dari genangan air jika terjadi keadaan darurat banjir.

Sebelumnya diberitakan, pada awal Februari 2015 saat terjadi banjir besar di Jakarta, pasokan listrik untuk Rumah Pompa Waduk Pluit terputus, yang mengakibatkan pompa tidak optimal dalam menyalurkan air ke laut, dan banjir pun menggenangi Jalan Medan Merdeka, termasuk Istana Negara, dan Jalan Thamrin. Keadaan itu membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kesal kepada PLN.

PLN Disjaya saat itu menjelaskan bahwa pasokan listrik untuk pompa Waduk Pluit itu untuk sementara dipadamkan, karena ada salah satu gardu yang terendam banjir. Itu dilakukan demi mengamankan masyarakat dari aliran listrik yang disalurkan lewat air/banjir.


Reporter: Tian Arief

Tian Arief
24-10-2015 06:26