Main Menu

Universitas Brawijaya Terima Hibah 514 Ha Hutan dari KLHK

Tian Arief
06-01-2016 09:28

Monumen Tugu Universitas Brawijaya (oldsite.ub.ac.id)

Malang, GATRAnews - Universitas Brawijaya (UB) Malang menerima hibah lahan hutan seluas 514 hektare dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hutan itu berlokasi di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (5/1).

Hibah lahan hutan yang sebelumnya dikelola oleh Perum Perhutani tersebut, diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar kepada Rektor UB Prof Mohammad Bisri, di sela rapat terbuka senat dalam rangka dies natalis ke-53 UB di Gedung Samantha Krida Kampus UB Malang.

"Kami sangat berterima kasih dipercaya untuk mengelola lahan hutan yang sangat luas ini. Namun yang menjadi kendala bagi kami adalah keamanan hutan, sebab kami tidak memiliki polisi hutan. Secara bertahap hal-hal yang berkaitan denga pengelolaan hutan ini akan kami penuhi agar pengelolaannya bisa maksimal," kata Rektor UB Prof Mohammad Bisri, seperti  dikutip Antara.

Menurut Prof Bisri, hutan itu akan menjadi hutan pendidikan. Dengan adanya hibah tersebut, UB akan membuka program studi Kehutanan, karena Indonesia masih kekurangan tenaga di bidang kehutanan. Hanya saja, kata Bisri, realisasinya masih menunggu tahapan dan persiapan matang.

Bisri mengemukakan, selain sebagai hutan pendidikan untuk penelitian dan hutan lindung, hutan tersebut juga akan dikomersialkan dengan cara menjadikan sebagian lahan hutan itu sebagai hutan produktif serta sejumlah fasilitas lain yang mampu mendatangkan keuntungan, seperti untuk area pembesaran sapi, perkebunan kopi dan kakao, serta lahan pakan ternak modern.

Dari semua usaha komersial hutan tersebut, lanjut Bisri, paling tidak bisa menghasilkan pendapatan minimal Rp1 miliar, sebab untuk biaya pajak lahan hutan tersebut, mencapai Rp100 juta per tahun.

"Yang pasti kami akan berkoordinasi dan membahas soal pengelolaan hutan yang sangat luas tersebut, termasuk manajemen pengelolaannya bagaimana, serta persentase untuk hutan pendidikan berapa dan komersial berapa. Kami akan matangkan rencana dan manajemennya dengan membentuk tim," ujar Bisri.


Editor: Tian Arief

Tian Arief
06-01-2016 09:28