Main Menu

200 Orang KSM Mendapat Layanan Pembuatan KTP dan SIM Gratis

Iwan Sutiawan
31-03-2016 14:06

Ilustrasi ujian praktek pembuatan SIM C(ANTARA/Oky Lukmansyah/re1)

Jakarta, GATRAnews - Sebanyak 200 orang dari Keluarga Sangat Miskin (KSM) mendapat pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Izin Mengemudi (SIM) C secara gratis yang diselenggarakan Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, dan sejumlah perusahaan serta instansi terkait.

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Masrokhan, dalam keterangan tertulis, Kamis (31/3), mengatakan, layanan ini terselenggara setelah menggandeng PT Yamaha Indonesia, PT Pos, dan PT AJE untuk menanggung biaya pembuatan kedua kartu tersebut.

Menurut Masrokhan, pelanayan ini merupakan sinergitas antar instansi mulai dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sinergitas ini tentu bermanfaat besar bagi keluarga miskin.

"Kami selalu berupaya bekerja sama dengan pihak manapun terkait kepedulian terhadap warga kurang beruntung. Kami akan memfasilitasi ketika ada individu maupun lembaga yang memberikan bantuan bagi mereka," kata Masrokhan.

Pihak Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta menyediakan tempat di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, untuk melakukan pembuatan KTP dan SIM C tersebut. Tersedianya tempat yang cukup luas ini, bisa membantu mempermudah dalam melayani pembuatan KTP dan SIM C bagi KSM.

"Kami juga mengerahkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang ada di tiga kecamatan. Karena 200 orang yang mendapatkan pelayanan merupakan penerima PKH dari tiga kecamatan yang ada di Jakarta Timur. Kecamatan Cakung, Duren Sawit, Jatinegara, dan Pulogadung," kata Masrokhan.

Sementara itu, Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pelayanan pembuatan ini bagian dari salah satu upaya penanganan warga miskin. Pelayanan ini merupakan sinergitas antar instansi yang bagus untuk ke depannya.

"Apalagi sekarang kita melihat maraknya pelayanan free order. Ini sangat membantu penguatan income dan memberi manfaat bagi mereka. Ketika mereka punya SIM, mereka bisa ikut bekerja untuk pelayanan free order," pungkas Khofifah.

Pelayanan ini, katanya, sedikit banyak membantu dalam percepatan pelayanan peningkatan kesejahteraan sosial keluarga miskin. Pihaknya berharap, jika semua instansi bekerjasama seperti ini maka jumlah kemiskinan akan terus menurun.


Reporter: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
31-03-2016 14:06