Main Menu

Mensos: Ponpes Peduli Lingkungan Bisa Jadi Role Model Pelestarian Alam  

Ervan
03-04-2016 10:02

(Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/GATRAnews/Adi Wijaya/re1)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dibutuhkan kohesivitas daya dukung alam dan lingkungan agar terjadi keseimbangan dan harmoni. Salah satunya, dilakukan penguatan oleh pondok pesantren.  

 

“Kohesivitas daya dukung alam dan lingkungan diperlukan agar terjadi keseimbangan dan harmoni,” ujar Mensos pada silaturahim dan pelantikan santri/santiwati relawan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Haramain NW Narmada, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (2/4).

 

Ponpes Haramain, kata Mensos, telah memberikan inspirasi dan energi positif bagi ponpes-ponpes lain di seluruh Indonesia untuk aktif menjaga dan melakukan penanaman kembali hutan yang telah rusak. 

 

“Kesuksesan Ponpes Nurul Haramain bisa dijadikan role model bagi ponpes-ponpes lain agar senantiasa menjaga dan melestarikan alam serta lingkungan di sekitarnya,” ucapnya.

 

Memang diperlukan waduk dan bendungan, tapi ada yang lebih penting saat ini untuk senantiasa melakukan penanaman pohon. Saat musim kemarau tiba air tetap ada dan ketika masa hujan banjir tidak datang.

 

“Keberhasilan Haramain telah diakui di dalam maupun luar negeri, dengan meraih sejumlah penghargaan di bidang pelestarian alam dan lingkungan,” tuturnya.

 

Keberhasilan Ponpes menanam kembali hutan tersebut, tidak lepas dari adanya relawan santri dan santiwati yang dibimbing langsung oleh tuan guru dan sikap istiqomah dalam melaksanakan program penghijauan.

 

“Kunci sukses program selain dibimbing oleh tuan guru, juga ada sikap istiqamah dari relawan dalam melaksanakan program, sekaligus mengajak kita menyusuri dan membersikhan sampah di sepanjang sungai dan pantai,” ajaknya.  


Reporter: Ervan Bayu

 

 

Ervan
03-04-2016 10:02