Main Menu

Bulan Depan Uji Coba Ganjil Genap di Jakarta

Abdul Rozak
29-06-2016 05:23

Sistem penerapan plat kendaraan bermotor ganjil dan genap akan dilakukan bulan depan (ANTARA/Prasetyo Utomo/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pemprov DKI Jakarta segera menerapkan uji coba pembatasan lalu lintas sistem ganjil genap bagi kendaraan bermotor. Kebijakan tersebut merupakan transisi sebelum diberlakukan jalan elektronik berbayar atau electronic road pricing (ERP).


"Pertimbangan penerapn ganjil genap antara lain proporsi jumlah kendaraan dengan nomor ganjil dan genap relatif seimbang yaitu 50,05%:49,95%, diharapkan bisa berdampak signifikan terhadap lalu lintas," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Andri Yansyah, Selasa (28/6).

Andri mengklaim masyarakat sudah mengerti dengan kebijakan ganjil genap. Sistem ini dianggap paling adil bagi pengendara berplat ganjil karena jumlah hari boleh beroperasi sama dengan plat genap di jalur pengendalian lalu lintas.

Ruas jalan yang akan digunakan untuk melakukan uji coba pengendalian lalu lintas ganjil genap yaitu ruas-ruas jalan pada koridor eks 3in1 (Jalan Thamrin, Jalan Jend. Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jl. Merdeka Barat), serta sebagian Jl. Gatot Soebroto dengan total panjang jalan 12,3 km.

"Pelaksanaannya adalah ‎kendaraan dengan nomor plat ganjil beroperasi di tanggal ganjil, sementara kendaraan dengan plat nomor genap beroperasi pada tanggal genap di dalam area pengendalian ‎lalu lintas. Di luar itu boleh tetap beroperasi," sambung Andri.

Plat ganjil atau genap ditentukan berdasarkan angka terakhir pada plat nomor kendaraan. ‎Angka ganjil1,3, 5, 7 dan 9. Sementara yang termasuk angka genap yaitu angka 0, 2, 4, 6 dan 8.

‎Pengendalian lalu lintas ganjil genap di Jakarta didahului dengan sosialisasi dari tanggal 28 Juni-26 Juli 2016, sementara itu uji coba dan evaluasi dilakukan selama satu bulan (27 Juli-26 Agustus).
Adapun jam pemberlakuan yakni pagi hari mulai pukul 07.00-10.00 WIB dan sore hari mulai pukul 16.00-20.00 WIB.

Ganjil genap tidak berlaku bagi Presiden dan Wakil berserta masing-masing rombongannya. Mobil plat RI beserta rombongan. Mobil plat dinas, damkar, ambulance, angkutan umum. Sementara itu untuk angkutan barang ganjil genap tidak berlaku sesuai dispensasi yang diatur dalam Pergub No. 5148 Tahun1999 tentang Penetapan Waktu Larangan Bagi Mobil Barang.

"Ganjil genap tidak berlaku bagi sepeda motor, kecuali pada kawasan larangan sepeda motor yaitu Jalan Thamrin dan Jalan Merdeka Barat," pungkas Andri.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
29-06-2016 05:23