Main Menu

Diklaim Berhasil, Sistem Ganjil Genap Bakal Diteruskan

Abdul Rozak
25-08-2016 13:13

Sistem pembatasan kendaraan bernomor ganjil dan genap (ANTARA/Aprilio Akbar/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Waktu uji coba sekaligus sosialisasi pembatasan kendaraan bermotor di Ibu Kota melalui sistem ganj‎il genap berakhir Jumat (26/8) besok. Pemprov DKI menilai pembatasan ganjil genap berhasil dan akan diteruskan disertai law enforcement.


"Sudah relatif baik. Memang ada beberapa (kendaraan) yang lolos. Tapi menurut laporan (ganjil genap) volume kendaraan be‎rkurang 20%," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Kamis (25/8).

Masa uji coba dan sosialisasi ganjil genap berlangsung satu bulan, 27 Juli-26 Agustus 2016 tanpa penindakan bagi yang melanggar. Ganjil genap berlaku di sejumlah ruas jalan di Jakarta yakni eks jalur 3 in 1, Jalan Sisingamangaraja dan sebagian Jalan Gatot Subroto.

Basuki mengakui masih ada kemacetan di jalan yang memberlakukan sistem ganjil genap pada waktu-waktu tertentu. Menurutnya, ganjil genap bukan solusi terbaik mengatasi kemacetan Ibu Kota.
 
"Ganjil genap bukan solusi sebenarnya, hanya menjelang berlaku sistem ERP (electronic road pricing)‎," pungkas pria asal Belitung Timur tersebut.

Sebelumnya, Ahok menuturkan petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI menemukan banyak plat bodong khusus pejabat di jalur sistem ganjil genap. Plat tersebut adalah RFS, RFK, RFN, RFD dan lainnya.

"Banyak nih pengusaha pada gaya, pakai plat RFS dan RFK. Padahal punya mereka itu bodong," ujar Ahok beberapa waktu lalu.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
25-08-2016 13:13