Main Menu

Ricuh Rapat PLN, Anggota DPRD Banting Kursi dan Gelas

Edward Luhukay
27-09-2016 12:54

Jakarta, GATRAnews - Rapat dengar pendapat terkait kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Gedung DPRD Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (27/9), berlangsung ricuh. Anggota DPRD Marsel Ahang membanting sejumlah kursi dan gelas di ruangan sidang, lantaran tak puas dengan penjelasan pihak PLN.

Situs floresa.co melaporkan, rapat itu yang menghadirkan General Manager PLN Wilayah NTT Richard Safkaur. Sedianya, melalui rapat tersebut, para wakil rakyat meminta penjelasan terkait pemadaman lampu di kawasan Manggarai Barat dan sekitarnya.

Namun satu di antara anggota DPRD tidak puas dengan alasan pihak PLN.

Marsel, seperti dilaporkan situs berita tersebut, semula protes dan menyatakan ketidakpuasan terhadap penjelasan pihak PLN yang dinilainya tidak menjawab substansi persoalan, yakni terkat keluhan pelanggan yang mempertanyakan kebijakan terkait pengalihan dari meteran pasca-bayar ke pra-bayar.

Dalam penjelasannya Richard menjelaskan kapasitas PLTU Ulumbu di Manggarai.

"Dalam sidang ini, Marsel juga mengaku kesal dengan sikap Ketua DPRD Manggarai Kornelis Madur yang menurutnya otoriter selama memimpin sidang," tulis floresa.co.

Marsel sempat berusaha menyerang Richard. Akibat kejadian itu, Madur melakukan skorsing selama 10 menit demi keamanan.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
27-09-2016 12:54