Main Menu

Pertamina Jamin Kebijakan Satu Harga BBM di Papua dan Papua Barat Terwujud

didi
18-10-2016 17:40

Ilustrasi (Antara/Andreas Fitri Atmoko/AR7)

Ilustrasi (Antara/Andreas Fitri Atmoko/AR7)

Yakuhimo, GATRAnews –  Untuk mempercepat gerak perekonomian di Papua, Presiden RI Joko Widodo memerintahkan diwujudkan kebijakan Bahan Bakar Minyak satu harga di wilayah Propinsi yang didominasi oleh pegunungan dan dataran tinggi tersebut.

 

Kondisi Geografis di wilayah pegunungan dan pedalaman Papua relatif sulit dijangkau karena konektivitas antar daerah belum sepenuhnya terhubung akibat keterbatasan infrakstruktur transportasi darat.

 

Hal ini mengakibatkan biaya logistik untuk mengangkut BBM menjadi sangat tinggi karena sebagian besar diangkut dengan menggunakan moda transportasi udara. 

 

Akibatnya, harga BBM Premium berkisar antara 25 ribu sampai 55 ribu per liter, bahkan pernah mencapai 150 – 200 ribu per liter. Hal tersebut akibat belum adanya moda transportasi yang dedicated.

 

Melihat kondisi tersebut, Presiden menginstruksikan kebijakan “BBM Satu Harga” sehingga masyarakat Papua dapat menikmati BBM dengan harga sama dengan wilayah lainnya.

 

Pertamina merespons instruksi tersebut dengan mendatangkan pesawat khusus, Air Tractor, moda khusus pengiriman BBM via udara menggunakan  Pelita Air Service. Salah anak usaha dari Pertamina ini diharapkan bisa menjaga ketahanan suplai agar harga terjangkau.

 

Pertamina juga mendirikan lembaga penyalur di 8 Kabupaten Pegunungan dan Pedalaman ( Puncak, Nduga, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Yalimo,Tolikara, Intan Jaya dan Pegunungan Arfak).

 

Kedua hal itu, hari ini, Selasa (18/10/16) Presiden RI didampingi oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto meninjau langsung dan meresmikan Penggunaan Pesawat Air Tractor pengangkut BBM tersebut.

 

“Kami bersyukur, sekarang masyarakat di Papua sudah bisa menikmati harga BBM yang sama dengan daerah yang lain di Indonesia, sehingga kedepannya diharapkan mampu mempercepat laju perekonomian di sini. Saya mengapresiasi kerja cepat Pertamina dan Pemerintah daerah yang sudah berupaya keras mendukung upaya kebijakan BBM Satu Harga,” kata Jokowi.

 

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan BBM Satu Harga ini merupakan bagian dari kontribusi Pertamina yang mendapatkan mandat dari pemerintah untuk mendistribuskan BBM di seluruh wilayah Indonesia.

 

Kini, harga BBM 8 Kabupaten di Papua sudah sesuai dengan KEPMEN ESDM No 7174 Tahun 2016, berlaku mulai 1 Oktober, untuk setiap liternya; Minyak Tanah Rp. 2.500,- Minyak Solar Rp.  5.150,- dan Premium Rp. 6 450,-.

 

“Untuk merealisasikan program tersebut, Pertamina berupaya menggunakan berbagai moda transportasi baik darat, laut, maupun udara agar masyarakat  di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal bisa mendapatkan BBM dengan harga sama dengan daerah lainnya," kata Dwi dalam keterangan tertulis yang diterima GATRAnews.

 

"Pertamina selalu komit dengan kebijakan yang dicanangkan Pemerintah. “At any cost”, pasti kami sebagai kepanjangan tangan pemerintah akan menanggung biayanya,” katanya. 


Reporter: Didi Kurnia

Editor: Dani Hamdani 

 

 

didi
18-10-2016 17:40