Main Menu

Inovasi Bupati Tangerang Tekan Kematian Ibu

Hendry Roris P. Sianturi
16-11-2016 20:08

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (Gatra/Joni Aswira/AK9)

Tangerang, GATRAnews – Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menaikkan anggaran hingga Rp. 3,4 miliar untuk menekan angka kematian ibu dan anak.

 

Tahun lalu, jumlah kematian ibu mencapai 52 dan kematian bayi tercatat 334 jiwa.  Sedangkan dari Januari sampai September 2016, tercatat ada 48 kematian ibu dan 209 kematian bayi.

“Tingginya kasus kematian ibu dan bayi, sangat meresahkan. Kami terus berupaya melakukan terobosan untuk menekannya,” katanya (16/11).

Di samping itu, Ahmed telah membuat Program Bergandengan Tangan Menyelamatkan Ibu dan Bayi Baru Lahir. Program ini  membagi Kabupaten Tangerang ke dalam tiga wilayah rujukan yakni wilayah Barat, Selatan dan Utara.

Zonasi ditentukan berdasarkan kepadatan penduduk, keberadaan rumah sakit rujukan, serta kemampuan tenaga, ketersediaan dokter spesialist dan peralatan rumah sakit. Tujuannya, untuk menghindari ketidaksiapan rujukan ke rumah sakit.

“Saya sedih, jika ibu hamil harus dirujuk ke empat sampai tujuh rumah sakit karena tiadanya kepastian informasi rumah sakit rujukan yang siap. Dengan sistem zonasi, ibu hamil yang dirujuk sudah mendapatkan kesiapan rumah sakit rujukan yang akan menerima,” katanya.

Saat ini, Kabupaten Tangerang memiliki 44 Puskesmas, 33 diantaranya sudah mampu melayani persalinan 24 jam dan ditetapkan sebagai Puskesmas PONED (Pelayanan Obstetri Neonatus Esensial Dasar). “Tahun depan, seluruh Puskesmas di kabupaten ini ditargetkan mampu memberikan pelayanan PONED,” pungkasnya.

 


 

Reporter: Hendry Roris

Editor: Rosyid

Hendry Roris P. Sianturi
16-11-2016 20:08