Main Menu

Ganti Dua Kadis, Ahok Tetap Tidak Bisa Beli Lahan Kedubes Inggris

Abdul Rozak
08-12-2016 19:43

Basuki Tjahaja Purnama (GATRAnews/Adi Wijaya/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Pembelian lahan bekas Kedutaan Besar Kerajaan Inggris oleh Pemprov DKI Jakarta sulit direalisasikan di tahun 2016 ini. Status lahan yang ditaksir mencapai Rp 500 milyar tersebut belum jelas.


Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengakui tidak bisa merealisasikan mimpi gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk membeli lahan tersebut. Meski anggaran pembelian lahan sudah dialokasikan di 2016.

"Kalau enggak sanggup mau diapain lagi. Kadis (Pertamanan dan Pemakanan DKI) sudah mondar mandir ke sana. Jadi sudah enggak usah dibayar saja, enggak berharap lah," ujar Saefullah di Balai Kota DKI, Kamis (8/12).

Keinginan Ahok untuk membeli lahan eks Kedutaan Besar Kerajaan Inggris yang ada di kawasan Bundaran HI telah 'memakan' korban. Ahok telah mengganti Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI sebanyak dua kali karena masalah tersebut.

Mereka adalah Nandan Sunandar yang diganti Ratna Diah Kurniati. Kemudian Ratna diganti oleh Djafar Muchlisin.

"Ini seharusnya sudah dieksekusi setelah ganti dua kepala dinas. Ternyata ada beberapa hal yang harus diselesaikan dalam hal administrasi," pungkas Saefullah.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
08-12-2016 19:43