Main Menu

Awas, Gelombang Tinggi & Angin Kencang Ancam Perairan Jateng Selatan

Nur Hidayat
20-12-2016 16:17

Cilacap, GATRAnews – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini terjadinya gelombang tinggi hari ini, Selasa (20/12) hingga Kamis (22/12) mendatang. Peningkatan tinggi gelombang ini dipicu tiupan angin kencang lantaran munculnya pusat tekanan rendah di perairan selatan.

Prakirawan BMKG Pos Pengamatan Cilacap, Rendi Krisnawan mengatakan tinggi gelombang mencapai 4-6 meter di lepas samudera. Sedangkan di perairan pantai tinggi ombak mencapai 2,5 meter hingga 3 meter. “Tinggi gelombang dipicu meningkatkan kecepatan angin yang mencapai 40 knot di tengah di perairan serta 20 hingga 25 knot di daratan. Angin yang cepat ini menyebabkan gelombang tinggi,” ujarnya.

Kecepatan angin yang meningkat ini, kata Rendi, diakibatkan munculnya pusat tekanan rendah atau low pressure di perairan selatan antara Jawa Timur dengan Bali. Low pressure mencapai 996 milibar dan terdeteksi di 14,4 Lintang Selatan dan 113,9 Bujur Timur.

Terkait cuaca, Rendi memperkirakan kecepatan angin yang tinggi diprediksi menurunkan intensitas hujan di kawasan Cilacap, Banyumas, Purbalingga dan Kebumen. Kata dia, angin kencang tersebut meniup awan hujan yang terbentuk sehingga awan hujan tidak terbentuk sempurna. “Syarat turun hujan itu kan ada awan yang terbentuk. Awan Hujan tertiup angin kencang sehingga diperkirakan intensitas hujan menurun,” ujarnya.

Sementara, Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah UPT Wilayah Majenang, Muhadi mengatakan angin kencang dan hujan lebat menyebabkan satu rumah roboh tertimpa pohon pete. “Rumah itu milik Cartam di Dusun Kadaluhur Desa Sumpinghayu Kecamatan Dayeuhluhur,” ujar Muhadi.

BPBD Cilacap mengimbau agar masyarakat mewaspadai angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada puncak musim pehujan ini. Antara lain, dengan cara memotong ranting pohon yang terlalu rimbun.


Reporter: Ridlo Susanto

Editor: Nur Hidayat 

Nur Hidayat
20-12-2016 16:17