Main Menu

Banjir Brebes, Ratusan Hektar Tanaman Padi dan Bawang Merah Rusak

Rosyid
20-02-2017 17:28

Brebes, GATRAnews – Ratusan hektar tanaman padi dan bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dilaporkan rusak akibat banjir yang merendam antara 16-19 Februari kemarin. Dinas Pertanian setempat hingga hari ini masih mendata jumlah kerusakan akibat bencana banjir ini.

“Angka pastinya belum diketahui. Soalnya masih dilakukan pendataan pada pasca banjir ini,” kata Kepala Dinas Pertanian Tananam Pangan dan Hortikultura Kabupaten Brebes, Budiharso saat dihubungi, Senin siang (20/2). Namun, menurut dia, dipastikan kerusakan yang ditimbulkan besar lantaran umur tanaman masih muda.

Budiharso mengungkap, pihaknya sementara ini baru menerima laporan sebanyak 908 hektar tanaman padi dan 54 hektar tanaman bawang terendam. Namun, kata dia, dari jumlah ini tidak seluruh tanaman rusak. Pelaporan menurut Budiharso juga belum seluruhnya masuk.
 
Budiharso menjelaskan, tanaman padi berumur muda rawan rusak akibat rendaman. Sedangkan umur tanaman padi di lahan yang terendam bervariasi antara 7 hari hingga 45 hari. “Tetapi dari jumlah itu, setelah pasca (banjir) tidak semuanya rusak, kita belum tahu apakah itu gagal panen atau tidak. Coba kita lihat, apakah bisa diselamatkan dengan treatment tertentu,” tukasnya.

Budiharso mengakui, tanaman bawang juga merupakan jenis tanaman yang riskan mengalami kerusakan jika terendam. Untuk itu, jika tanaman bawang sudah berbuah, dia menganjurkan petani segera memanen. Namun jika rusak belum berbuah, petani terpaksa melakukan tanam ulang.

“Bawang merahnya itu bervariasi. Ada yang berumur satu minggu ada yang satu bulan. Kalau dilihat, yang paling riskan itu bawang merah itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Budiharso mengemukakan, untuk umur tanaman padi yang lebih tua relatif kuat berada dalam kondisi terendam. Namun, dia meminta petani tetap segera melakukan perlakuan khusus dan perawatan (treatment) agar pertumbuhan tanaman tak terganggu.

Seperti diketahui, banjir yang melanda 12 Desa di tiga kecamatan Kabupaten Brebes menyebabkan hampir 5000 orang mengungsi. Sejak Kamis ribuan warga mengungsi di 10 titik pengungsian. Antara lain di  gedung olah raga (GOR) sebanyak 1075 jiwa, Desa Pulosari 850 jiwa,  Desa Wangandelem 200 jiwa, Desa Limbangan Kulon  300 jiwa, Desa Krasak 260 jiwa, Desa Terlangu  300 jiwa. Gedung DPRD Brebes 500 jiwa. Desa Lengkong 1350 jiwa, Gedung Oasis  65 orang, dan Wisma Saditan 30 jiwa.



 
 
Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Rosyid
20-02-2017 17:28