Main Menu

Rawan Kena Banjir, 2 Puskesmas di Cilacap Diusulkan Dipugar

Rosyid
29-03-2017 20:13

Cilacap, GATRAnews – Dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah rawan rendaman lantaran berada di jalur saluran air yang tak lancar. Dua Puskesmas tersebut yakni, Puskesmas 1 dan Puskesmas 2 Majenang.

Kepala Puskesmas 2 Majenang Rusdiyanto menjelaskan saluran induk yang berada di sebelah Puskesmas terlalu kecil sehingga tak cukup untuk menampung debit air saat terjadi hujan deras. Akibatnya, tiap kali hujan deras air melimpas naik ke Jalan Raya Salebu dan seringkali naik ke Gedung Puskesmas.

“Gedung puskesmas lebih rendah dibanding halaman Puskesmas. Air dengan mudah masuk ke dalam gedung, terutama ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dan ruang bersalin,” jelas Rusdiyanto kepada GATRA, Rabu (29/3).

Pihaknya bersama pihak desa Salebu sudah mengusulkan pelebaran saluran air. Namun hingga kini usulan tersebut belum terealisasi. Selain itu, Pengelola Puskesmas 2 Majenang juga sempat mengusulkan agar pondasi bangunan Puskesmas ditinggikan. Meski sementara ini belum pernah terjadi banjir saat ada penanganan di UGD atau di ruang bersalin, dia khawatir suatu saat akan terjadi banjir saat ada penanganan pasien.


Lebih lanjut Rusdiyanto menjelaskan Puskesmas 1 Majenang yang terletak di Jalan Nasional Selatan Jawa (JLS) di Ciguling Kecamatan Majenang juga kerap kebanjiran. Air dari tebing seberang jalan tak tertampung dalam saluran air. Akibatnya air melimpas masuk ke ruang perawatan pasien.

Rusdiyanto mengungkap, banjir terakhir pada Februari lalu bahkan menyebabkan pagar besi depan  Puskesmas 1 jebol. Akibatnya, air lumpur masuk ke dalam Puskesmas dengan kedalaman sekira 20 centimeter. “Waktu itu ruang bersalin dan ruang perawatan Puskesmas penuh lumpur,” jelasnya.

Dia berharap agar gedung Puskesmas segera dipugar untuk menghindari bencana banjir yang lebih besar. “Harapannya ya bisa terhindar dari banjir. Agar pelayanan Puskesmas tidak terganggu,” pungkasnya.

 




Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Rosyid
29-03-2017 20:13