Main Menu

Ahok Akui Jakarta Telat Marger PDAM dan PAL

Abdul Rozak
03-05-2017 19:10

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama(GATRAnews/Erry Sudiyanto/re1)

Jakarta, GATRAnews - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menyusun manajemen marger antara Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) dan Pengelola Air Limbah (PAL) Jaya. Kedua BUMD itu digabung menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Jakarta.


Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, penyusunan itu dilakukan sambil menunggu rancangan peraturan daerah (raperda) selesai dibahas dengan DPRD DKI Jakarta.

"Untuk menggabungkan dua BUMD ini  butuh perda. Sekarang kita ini atur dulu manajemen perusahaannya," kata Basuki di Balai Kota, Jalan Medan Medeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/5).

Basuki mengakui DKI Jakarta terlambat menggabungkan kedua perusahaan ini. Di beberapa kota di Indonesia bahkan dunia telah menggabungkan perusahaan air dan pengelolaan air limbah.

Selain itu, melalui marger dua BUMD ini, pelayanan kepada masyarakat diyakini bisa lebih maksimal. Masyarakat mendapatkan dua pelayanan sekaligus.

"Di seluruh dunia (pengelolaan) air kotor dan air bersih jadi satu. Sehingga itu kalau mau minta air bersih, kami langsung pasang pipa untuk dapatkan air kotornya juga," katanya.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
03-05-2017 19:10