Main Menu

Renovasi GOR Asian Games Pakai Dana Swasta

Abdul Rozak
24-07-2017 17:03

Pekerja menyelesaikan proyek renovasi Istora Senayan, Jakarta (Antara/Wahyu Putro A/AK9)

Jakarta, GATRAnews - Pemprov DKI Jakarta akan merenovasi 10 gelanggang olahraga (GOR) di Ibu Kota untuk Asian Games 2018. Renovasi itu tidak menggunakan APBD, tetapi kompensasi peningkatan Koefisen Lantai Bangunan (KLB).


Asisten Pembangunan Sekda DKI Gamal Sinurat mengatakan, PT Sinarmas mengajukan permohonan peningkatan KLB dengan nilai kompensasi Rp 220 milyar. Selain renovasi 10 GOR, kompensasi itu untuk renovasi venue softball atau baseball dan pembangunan venue BMX.

"Kebetulan ada permohonan dari PT Sinarmas. Dia mau meningkatkan KLB gedungnya dia," ungkap Gamal kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (24/7).

Pendanaan rehab GOR dan pembangunan venue BMX tidak memungkinkan diambil dari APBD Perubahan (APBD-P). Gamal menambahkan, pendanaan sepakat tidak dianggarkan pada APBD DKI Jakarta 2018.

Renovasi 10 GOR, baseball dan pembangunan venue BMX diperkirakan mencapai Rp 60 milyar. Sisa kompensasi peningkatan KLB PT Sinarmas akan digunakan untuk pembangunan rusun di Jakarta.

"Memang enggak ada di APBD, rencana awal tidak di APBD. Itu sebenarnya belum program prioritas, namun berkaitan dengan Asian Games 2018 untuk kepentingan latihan, sehingga dimasukkan ke program prioritas," pungkas Gamal.

Sepuluh GOR yang akan direnovasi disiapkan untuk tempat latihan peserta Asian Games 2018. GOR akan dibangun dengan standar internasional.

Ke-10 GOR yang diminta untuk direnovasi terdiri GOR Pulogadung, GOR Cempaka Putih, GOR Sunter, GOR Soemantri Brodjonegoro, GOR Bulungan, GOR Ragunan, GOR Senen, GOR Jakarta Barat, GOR Jakarta Utara, dan GOR Jakarta Timur.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
24-07-2017 17:03