Main Menu

CID 4th Global Summit: Sekolah dan Telemedicine untuk Papua

Riana Astuti
16-08-2017 11:55

Herry Utomo (kiri), Ebed Litaay (tengah) bersama Edward Wanandi dalam pertemuan pers CID-4Tth (GATRAnews/RAS)

Jakarta, GATRAnews- Salah satu titik bahasan dari Congress Indonesian Diaspora 4th mendatang yakni akan menyasar pada pembentukkan sekolah berasrama dan juga telemedicine sebagai upaya dalam memajukkan sistem pendidikan dan kesehatan di daerah tertinggal khususnya wilayah Papua. Pasalnya wilayah Indonesia Timur, nantinya akan diberi teknologi canggih modern yang didatangkan langsung dari luar negeri.

Teknologi yang sudah disediakan yakni, satelit medium earth orbit. Pada bidang kesehatan, satelit ini akan dimanfaatkan sebagai pendeteksi dan pengontrol berbagai masalah kesehatan dan juga penanganan. Nantinya satelit ini akan terhubung dengan internet rumah sakit. Bila ada pasien yang terkena penyakit dan terdeteksi, maka tim medis akan cepet memberikan pertolongan.

Sementara itu pada pendidikan pun akan dibangun sekolah berasrama berstandar nasional dengan tenaga pengajar berstandar internasional, satelit ini juga punya peran penting terutama dalam pemberian edukasi dalam belajar mengajar. Tidak hanya menyediakan alat canggih, Diaspora akan terus memberikan pendampingan rutin untuk masyarakat Papua.

“Target kita misalnya dalam 3 tahun dapat membangun sekolah berasrama di Mimika, Timika dan Jayapura dengan tenaga pengajar yang sudah kami perhitungkan. Sedangkan untuk medicine kita bisa konsolidasi dengan rumah sakit dan solusi dari masalah kesehatan bisa dideliver mengunakan Internet dan satelit sehingga daerah yang terisolir dapat dijangkau dan pelayanan kesehatan berlangsung dengan baik,” ungkap Herry Utomo, selaku IDN USA.  

Langkah awal strategi Diaspora dalam memajukan Papua dengan membangun infrastruktur dan keahlian masyarakat Papua sekalian pembentukan sistem. Dengan begitu masyarakat Papua ikut mengelola sistem yang ada.

“Jadi, expert kita yang berada di luar negeri dapat memberikan bimbingan langsung.. kami pun akan meneyediakan segala fasilitas seperti communication system, sistem pengeloaan data. Kami pun akan memberikan internet gratis untuk Papua,” jelas Herry.

Ia mengaku bahwa Diaspora yang akan menekel semua teknologi, sementara itu pihak pemerintah akan menyokong pembangunan infrastruktur yang ada di Papua. Dari segi teknologi Diaspora juga akan melengkapi semua bidang.

“Tiap bidang kita akan beri teknologi canggih. Kayak main bola nih ya, kita akan taruk siapa yang jago di bidangnya. Seperti contoh di telemedicine kita ambil dari US, dari Belanda misalnya terkenal dengan air dapat mengatasi water management,” papar Ebed Litaay, President IDN Global.


Reporter: RAS

Editor: Nur Hidayat

Riana Astuti
16-08-2017 11:55