Main Menu

Dukung Cashless Society, Bank DKI Gandeng Go-JEK 

Muchammad Egi Fadliansyah
07-11-2017 14:37

Gencarkan transaksi non tunai melalui aplikasi JakOne Mobile, Bank DKI bekerjasama dengan GO-JEK sebagai salah satu mitra strategisnya.(Dok. Bank DKI/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Bank DKI meluncurkan aplikasi Jakone Mobile, untuk mendorong transaksi non tunai. Oleh karena itu, Bank DKI mengandeng GOJEK sebagai salah satu mitra strategisnya.

Kemitraan tersebut nantinya terkait interoperabilitas uang elektronik, interkoneksi ekosistem pembayaran dan perluasan channel pembayaran pajak dan retribusi. Perjanjian kerjasama Bank DKI dan Gojek  ditandatangani oleh Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo Mulyono dan Chief Commercial officer GoJEK Indonesia, Antoine de Carbonnel di Jakarta (7/11).

Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi menjelaskan kerjasama Bank DKI dengan Go-EK diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Jakone Mobile, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengguna dan jumlah transaksi dari Jakone Mobile. "Aplikasi GoJEK telah didownload lebih dari 55 juta kali, dan telah menghubungkan pengguna dengan lebih dari 400.000 mitra driver, lebih dari 100.000 penjual makanan, serta lebih dari 30.000 penyedia layanan lainnya tentu menjadi potensi untuk turut memasarkan Jakone Mobile," ujar Kresno.

Chief Commercial officer GoJEK Indonesia, Antoine de Carbonnel menyambut baik kerjasama dengan Bank DKI. Katanya, sebagai penyedia layanan on demand pihaknya terus berinovasi dan membuka kolaborasi dengan seluruh pihak, termasuk Bank DKI, guna memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-harinya.

 

"Kami berharap penandatangan MoU ini menjadi langkah awal untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Jakarta bertransaksi secara non-tunai sekaligus memperluas penetrasi pengguna layanan non tunai," pungkasnya kepada wartawan Selasa (07/11/). Antonie menambahkan GOJEK sendiri telah mendukung pemerintah untuk mempromosikan cashless society lewat layanan dompet elektroniknya, Go-PAY.

Adapun, sejak didirikan pada 2010 lalu, GOJEK telah berkembang menjadi penyedia layanan yang lengkap tak hanya di bidang transportasi tetapi juga logistik, layanan antar makanan, pembayaran serta berbagai layanan on-demand lainnya.

Sementara itu, Bank DKI terus aktif mendorong penerapan transaksi non tunai melalui produk digital bankingnya termasuk Jakone Mobile, aplikasi layanan keuangan yang terdiri dari mobile banking dan mobile wallet yang dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi kebutuhan sehari- hari dengan menggunakan fitur Scan to Pay di merchant-merchant yang bekerjasama dengan Bank DKI.

Bank DKI juga aktif menggelar program promosi untuk produk Jakone Mobile, salah satunya melalui program promosi cashback yang dilakukan setiap hari di merchant merchant Bank DKI. Promosi juga ditujukan tidak hanya untuk pengguna, tetapi kepada merchant yang paling banyak menerima transaksi menggunakan Jakone Mobile.

Program promosi ini dilakukan selain untuk meningkatkan jumlah pengguna dan jumlah transaksi Jakone Mobile, tetapi juga untuk melakukan edukasi kepada masyarakat umum untuk melakukan transaksi non tunai. "Bank DKI berkomitmen untuk mendukung penerapan transaksi non tunai di DKI Jakarta serta terwujudnya cashless society," ujar Kresno.

Pengguna Jakone Mobile, juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan secara online di mana nasabah cukup mengikuti proses dari aplikasi, tanpa perlu datang ke cabang Bank DKI. Sejak diluncurkan 29 Agustus 2017 lalu, Jakone Mobile telah diunduh oleh lebih dari 15 ribu pengguna, dengan jumlah transaksi mencapai Rp 17 miliar lebih.


Reporter: MEF

Editor: Hendri Firzani

Muchammad Egi Fadliansyah
07-11-2017 14:37