Main Menu

Rumah Korban Longsor Purbalingga Bakal Direlokasi

Mukhlison Sri Widodo
25-02-2018 12:44

Petugas BPBD Purbalingga melalukan upaya evakuasi korban longsor di Purbalingga. (Dok, BPBD Purbalingga/FT02)

Purbalingga, Gatra.com – Rumah Muslikhin, yang dilanda longsor pada Kamis malam (22/02) dan menyebabkan jatuhnya empat korban jiwa serta enam korban luka tak bisa ditinggali lantaran rusak. Tebing pun bisa sewaktu-waktu kembali longsor dan mengancam nyawa.

Muslikhin dan keluarganya sementara ini diungsikan. Rupanya, kekhawatiran tebing longsor juga dirasakan oleh tetangga di RT 03/4 di Desa Jingkang Kecamatan Karangjambu, Purbalingga. Pasalnya daerah ini memang rawan longsor.

Sebab itu Bupati Purbalingga, Tasdi meminta agar rumah korban direlokasi ke lokasi yang lebih aman, dan bergabung dengan lokasi relokasi sebelumnya yang pernah terkena bencana tanah longsor.

“Desa Jingkang, dan beberapa desa lain di wilayah Kecamatan Karangjambu, memang merupakan daerah rawan bencana. Ramalan BMKG (Badan Meteorolgi Klimatologi dan Geofisika) yang meminta mewaspadai bencana tanah longsor, ternyata benar terjadi,” katanya, Jumat (23/02).

Menurut Tasdi, rumah Solikhin harus direlokasi ke tempat yang lebih aman. Akan tetapi, lokasi aman tersebut hanya ada di lokasi milik Perhutani sehingga harus meminta izin kepada Perhutani.

Tasdi pun menginstruksikan kepada jajarannya untuk menyewa lahan milik Perhutani yang digunakan untuk relokasi.

“Saya instruksikan untuk menyewa 1 hektar tanah yang peruntukannya digunakan sebagai relokasi rumah keluarga Solikhin, tempat berkumpul bagi warga Jingkang yang sewaktu-waktu terjadi hujan lebat yang bangunannya dibuat dua lantai,” tandas Tasdi.

Kepala Desa Jingkang, Bambang Hermanto mengatakan akan segera merelokasi keluarga korban dan membangun tempat tinggal sementara bagi keluarga korban. 

Bantuan logistik berupa bahan bangunan pun telah sampai atas bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga.

Saat ini keluarga korban berada di Balai Desa Jingkang, sedangkan korban luka dirawat di Puskesmas Karangjambu dan Rumah Sakit Umum Daerah Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.

“Akan segera kami bangun hunian sementara untuk keluarga korban dan Alhamdulillah bantuan bahan bangunan dari BPBD sudah sampai. Kami akan bergotong royong untuk membangun hunian sementara tersebut,” ujar Bambang.


Reporter : Ridlo Susanto

Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
25-02-2018 12:44