Main Menu

Tahun Ini DKI Jakarta Adakan Kembali Pemutihan Denda Bea Balik Nama

Abdul Rozak
26-03-2018 13:44

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) meninjau pelayanan Samsat Digital usai peresmian di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/3). (ANTARA/Galih Pradipta/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan umumkan pemutihan denda bea balik nama kendaraan kembali dilaksanakan tahun 2018 ini. Pemutihan denda bea balik nama pernah dilakukan pada akhir 2017 lalu.

 

Anies mengumumkan pemutihan itu saat menghadiri peluncuran pembayaran non-tunai pajak kendaraan bermotor di Markas Polda Metro Jaya, Senin (26/3).

"Tahun lalu saat menjelang akhir tahun 2017, kita lakukan pembebasan (denda) bea balik nama, Insya Allah tahun ini juga (ada lagi). Saat ini sedang dirancang," ungkap Anies kepada wartawan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan pembebasan denda bea balik diresmikan bersamaan peringatan hari besar. Seperti HUT Kemerdekaan RI dan HUT Jakarta.

Pada tahun 2017 penerimaan pajak kendaraan melampaui target dari Rp 7,7 triliun, terealisasi Rp 8 triliyun sampai akhir tahun atau 103%. Sementara pajak bea balik nama kendaraan ditargetkan Rp 5 triliyun dan tercapai Rp 5,03 triliyun.

Dengan kebijakan ini wajib pajak hanya datang ke kantor Samsat untuk membayar pajak terutang, tanpa harus membayar denda. "Kita proyeksikan 2018 pajak kendaraan bermotor kita proyeksikan tahun ini Rp 8 triliyun, dan biaya balik nama kendaraan bermotor Rp 5,7 triliyun," pungkas Anies.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Abdul Rozak
26-03-2018 13:44