Main Menu

DPRD Bali Sambut Baik Bandara Buleleng Timur Segera Dibangun

Iwan Sutiawan
30-03-2018 22:45

Rancangan pembangunan Bandara Buleleng (korangbuleleng.com/yus4)

Jakarta, Gatra.com - DRPD Bali menyambut positif rencana segera dilakukannya peletakan batu pertama pembangunan Bandara Buleleng Utara. Bandara baru itu nantinya akan meningkatkan perekonomian, khususnya sektor pariwisata di sana.

"Saya selaku anggota legislatif mengucapkan terima kasih bahwa rencana pembangunan Bandara Buleleng Utara segera diwujudkan. Mudah-mudahan apa yang diwacanakan bener-benar teralisasikan," kata I Kadek Nuartana, Anggota Komisi III DPRD Bali, dilansir Antara, Jumat (30/3).

Menurut Kadek, pihaknya mendukung penuh pembangunan bandara tersebut, termasuk jika pemerintah pusat meminta kerja sama dengan legislatif. "Saya berharap sekali penentuan lokasinya segera ke luar sehingga investor bisa mulai bekerja," ujarnya.

Paling utama, kata dia, teralisasinya bandara tersebut secara ekonomi akan terjadi pemerataan pembangunan. "Itu hal yang paling penting," ungkapnya.

Kedua, lanjut Kadek, secara otomatis kalau berbicara kemacetan saat ini, maka akan terurai setelah adanya bandara itu karena objek tidak terfokus lagi di Bali Selatan.

"Ketiga, tidak kalah pentingnya dari sisi sektor pariwisata akan munculnya 'multifier effect' bagi kesejahteraan masyarakat. Itu akan timbul sendiri ketika bandara sudah beroperasi, termasuk lapangan pekerjaan," katanya.

Menurut Kadek, pariwisata di Bali Utara selama ini tertinggal karena ketiadaan fasilitas penunjang seperti bandara. "Karena itu, saya sebagai wakil rakyat berharap sekali terbangunnya bandara ini untuk pemerataan ekonomoi. Karena sebenarnya di sisi Bali Utara dan Bali Timur banyak sekali potensi yang mesti dikembangkan, namun terkendala lagi tidak dibangunnya infrastruktur," katanya.

Sebelumnya, laman di Bali melansir, pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Panjaitan, memberikan lampu hijau rencana pembangunan Bandara Buleleng Utara itu.

Luhut menyebutkan pembangunan tinggal menyesuaikan jadwal, karena investasinya cukup besar. "Untuk lapangan udara di Bali Utara, peletakan batu pertama akan segera dilakukan. Namun untuk study-nya diharapkan segera bisa diselesaikan," kata Luhut usai meninjau kesiapan sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan Annual Meeting IMF-WB 2018 di Bali.

Menurut Luhut, meski pembangunan bandara Bali Utara akan dilakukan, namun pengembangan Bandara Ngurah Rai juga tetap dilakukan. Bahkan, untuk kelancaran proyek perluasan Bandara Ngurah Rai, Gubernur Bali Kamis (29/3) sudah mengeluarkan rekomendasi.

"Terkait renovasi bandara, akan mulai dikerjakan. Itu setelah gubernur Bali mengeluarkan rekomendasi untuk perluasan apron seluas 45 hektare," katanya.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
30-03-2018 22:45