Main Menu

Buntut Tragedi Oplosan Maut 5 Pedagang Miras Digulung

G.A Guritno
01-05-2018 08:11

Polres Cilacap rilis ribuan botol Miras illegal dan miras oplosan hasil sitaan.(GATRA/Ridlo Susanto)

Cilacap, Gatra.com – Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah menangkap lima orang diduga penjual miras usai tragedi lima orang meninggal dunia akibat miras oplosan. Selain itu, Polres juga menetapkan satu orang agen besar sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) karena menjadi buron.

 

Kepala Polres Cilacap, AKBP Djoko Julianto mengatakan, saat diperiksa, lima penjual miras itu mengaku mendapatkan barang dari Ari alias AW (28), warga Desa Pahonjean RT 3/12 Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.

Diduga, Ari adalah penyuplai jenis miras Java Vodka Mix yang diduga menyebabkan lima orang kehilangan nyawa.

“Lima penjual kita amankan, termasuk agen yang selama ini mengedarkan miras di Kabupaten Cilacap. Penjual dan satu agennya, dan kita masih mengembangkan, di mana agen besarnya,” katanya, Senin (30/4).

Namun, Ari telah melarikan diri saat hendak dijemput polisi. Sebab itu, Polres Cilacap berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah untuk menangkap agen besar miras ini. Agen besar ini juga telaah ditetapkan masuk DPO.

Djoko mengungkapkan, tiga korban meninggal pada Kamis dan Jumat pagi, yakni Ahmad Haryanto (29 th), Solihin Al Ibeng (48 th) dan Sugiyanto (33 th). Adapun doa korban lainnya meninggal pada Sabtu malam, yakni Teguh Haryanto (45 th) dan Harin Mulyanto (42 th).

Selain itu, dua orang dirawat di rumah sakit, yakni Sugeng Prabowo (55 th) dan Sakti (44 th). Beruntung keduanya selamat dan kini menjalani rawat jalan.

Djoko menjelaskan, mereka mengonsumsi miras oplosan yang terdiri dari miras merk Java Vodka Mix dengan minuman ringan merk tertentu dan obat batuk. Diduga, mereka membeli miras dari salah satu penjual miras yang ditangkap polisi.

“Dan kita sedang berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk mengungkap semuanya. Kemarin, korban barang dari mereka. Jadi dari agen ini, mengambil di sekitar Majenang, kemudian dikonsumsi oleh korban yang kemarin meninggal dunia,” jelasnya.

Djoko mengemukakan, selain menangkap lima penjual miras, Polres Cilacap juga menyita 5.000-an lebih botol miras berbagai merk dan ribuan liter miras lokal jenis ciu. Ada pula miras yang dioplos dengan bahan-bahan tertentu yang juga telah disita petugas.

Razia peredaran dan produksi miras masih terus dilakukan oleh Polres Cilacap. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jatuhnya korban.

“Jangan sampai ada lagi korban karena miras oplosan,” dia menambahkan.


Reporter: Ridlo Susanto
Editor: G.A. Guritno

G.A Guritno
01-05-2018 08:11