Main Menu

Bulog Aceh Siap Dukung Pemda Gelar Pasar Murah

G.A Guritno
16-05-2018 20:18

Pasar tradisional Peunayong, Banda Aceh.(ANTARAnews/re1)

Banda Aceh, Gatra.com - Perum Bulog Divisi Regional Provinsi Aceh menyatakan siap mendukung program-program pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh untuk menekan gejolak harga selama bulan Ramadhan.

 

“Kalau Pemda mau berkerjasama dengan Bulog untuk mengelar pasar murah, minimal kita mempuyai empat komoditi yakni minyak goreng, tepung terigu, beras, dan gula,” kata Kepala Bulog Aceh, Basirun kepada wartawan, Selasa (15/5/2018) di Banda Aceh.

Saat ini, katanya, pihaknya juga sedang meminta tambahan ke kantor pusat untuk mendatangkan minyak goreng dan tepung terigu, agar jangan sampai kekurangan ketika digelar pasar murah nantinya.

“Kalau Pemda membutuhkan telur untuk pasar murah, kita juga bisa menfasilitas untuk kebutuhan telur di Aceh. Karena kami tidak mempuyai stok telur tapi membantu Pemda untuk mendatangkan telur,” terangnya.

Terkait stok beras di Aceh, Basirun menyatakan, stok beras di Aceh menjelang bulan Ramadhan bisa mencukupi sampai 4 bulan kedepan. Sementara untuk stok gula juga mencukupi selama bulan puasa dan lebaran.

“Gula yang sudah dijual untuk distributor atau yang sudah beredar dipasaran yakni mencapai 5.600 ton, kemudian gula yang sedang dalam perjalanan yakni sebanyak 1.150 ton, dan diperkirakan akan sampai dalam satu minggu ini,” jelasnya.

Ia menghimbau masyarakat tidak khawatir karena stok beras di gudang Bulog mencukupi hingga 4 bulan kedepan, dan stok gula juga mencukupi hingga lebaran nantinya. “Karena menjelang lebaran permintaan gula dan tepung sangat tinggi untuk membuat kue lebaran,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman meminta Bulog untuk melakukan operasi pasar murah minimal per 10 hari dalam bulan Ramadhan agar bahan pokok tidak mengalami kenaikan.

“Mungkin bisa kita komunikasikan dengan pihak Disperindag, jika perlu kita gelar pasar murah dalam 10 hari sekali. Ini upaya kita agar tidak mengalami kenaikan bahan pokok yang kemudian memberatkan warga,” ujar Wali Kota.

Reporter: Dedi Irawan
Editor: G.A. Guritno

G.A Guritno
16-05-2018 20:18