Main Menu

Pecahan Rp 10 ribu Paling Dicari di Papua

Bernadetta Febriana
25-05-2018 07:38

Pecahan Rp 10 ribu bergambar pahlawan dari Papua, Frans Kaisiepo (GATRA/Khatarina Lita/FT02)

Jayapura, gatra.com‬- Pecahan Rp 10 ribu dan Rp 5000 menjadi pecahan favorit yang ditukarkan masyarakat Papua, dalam penukaran uang pecahan pada Ramadan 1439 H di kas keliling Bank Indonesia setempat.

  
Salah satunya dikarenakan kebanggaan masyarakat Papua di uang pecahan Rp 10 ribu yang terpampang gambar pahlawan Papua, Frans Kaisiepo. 

"Kami sengaja menukar uang Rp 10 ribu untuk dibagikan kepada anak-anak yang saat lebaran nanti datang ke rumah. Apalagi di uang pecahan ini ada gambar pahlawan Papua. Paling tidak, kami bangga dengan Tete (kakek) Frans Kaisiepo," kata Maya Iwanta, salah satu warga Papua yang menukar uang pecahan Rp 10 ribu di pusat keramaian Abepura, Kamis (24/5). 

Data dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menyebutkan pecahan dibawah Rp 20 ribu menjadi uang pecahan yang banyak ditukarkan pada kas keliling. 
         
"Paling banyak ditukar itu adalah pecahan Rp 10 ribu, Rp 5000 hingga Rp 1000," kata I Gusti Agung Bagus, Asisten Manajer Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua. 

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menyebutkan mobil kas keliling melayani warga Kota Jayapura seminggu dua kali yakni pada hari Senin dan Kamis, yang biasa berada di pusat-pusat keramaian dan pusat perbelanjaan. Sementara untuk pelayanan penukaran uang di Bank Indonesia Provinsi Papua dilakukan setiap hari ‪Senin-Jumat‬. 

"Pada kantor Bank Indonesia hanya melayani penukaran uang rusak dan uang yang telah dicabut dari peredaran," Bagus menambahkan.  

Sedangkan untuk daerah lainnya di Papua, Bank Indonesia setempat menitipkan penukaran uang pada bank perbankan di tujuh kabupaten yakni Biak, Merauke, Timika, Nabire, Serui, Wamena dan Sorong. 

"Nantinya, perbankan yang ditunjuk menjadi perpanjangan tangan BI untuk menyebarkan uang kepada warga setempat," jelasnya.  

Ramadhan tahun ini, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua menyiapkan Rp3,5 triliun untuk menghadapi puasa dan lebaran tahun ini. BI mengklaim kebutuhan pengedaran uang di Papua tak signifikan pada puasa dan lebaran, tak seperti daerah lain di Indonesia.


Reporter : Khatarina Lita

Editor : Bernadetta Febriana

Bernadetta Febriana
25-05-2018 07:38